EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI (Oryza sativa L) JAJAR LEGOWO DI KECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN
| dc.contributor.author | Pancer Widodo 102310011 | |
| dc.date.accessioned | 2026-05-21T02:43:26Z | |
| dc.date.available | 2026-05-21T02:43:26Z | |
| dc.date.issued | 2015-02-12 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor-faktor produksi yang mempengaruhi usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden, 2) biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan petani dari usahatani padi jajar legowo di desa Pekunden, 3) kelayakan usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden, dan 4) efisiensi alokatif usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian dipilih Desa Pekunden Kecamatan Kutowinangun karena Desa tersebut merupakan Desa yang memproduksi padi jajar legowo terbesar di Kecamatan Kutowinangun. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified propotional random sampling sehingga diperoleh 35 petani sampel. Data dianalisis menggunakan pedoman analisis usahatani dan faktor produksi Cobb Douglas dengan software MS. Excel dan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap padi jajar legowo adalah luas lahan dan pupuk urea. Sedangkan faktor produksi yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi jajar legowo adalah benih, tenaga kerja, pupuk SP 36 dan pupuk phonska. Usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden dengan luas lahan 0,55 ha total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 1.951.515,8, penerimaan total sebesar Rp 16.639.000, pendapatan sebesar Rp 115.334.444, keuntungan sebesar Rp 14.687.484 per musim tanam. Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha, diperoleh rata-rata R/C ratio sebesar 8,53 artinya bahwa usahatani di Desa Pekunden menguntungkan karena setiap penggunaan modal sebesar Rp 1,00 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 8,53 sehingga usahatani layak untuk dikembangkan karena nilai R/C ratio >1. Produktivitas modal sebesar 725,62% artinya bahwa usahatani layak di usahakan diterimah, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Karena π/C ratio lebih besar dari pada suku bunga KUR Bank BRI yang berlaku yaitu 0,041% / musim tanam. Produktivitas tenaga kerja sebesar Rp 231.097, artinya usahatani layak diusahakan karena nilai produktivitas tenaga kerja > tingkat upah yang berlaku / HKO di daerah penelitian sebesar Rp 25.000/HKO. Hasil analisis efisiensi alokatif, diketahui luas lahan, pupuk urea, pupuk SP 36, pupuk phonska penggunaannya belum efisien. Benih dan tenaga kerja penggunaannya tidak efisien | |
| dc.identifier.uri | https://repository.umpwr.ac.id/handle/123456789/3750 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo | |
| dc.relation.ispartofseries | Wisuda Periode I 2015/2016; 113 | |
| dc.title | EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI (Oryza sativa L) JAJAR LEGOWO DI KECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN | |
| dc.type | Thesis |