Nilai Pendidikan Karakter Novel Hijrah itu Cinta karya Abay Adhitya dan Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya dengan Metode Cooperative Learning di SMA
No Thumbnail Available
Date
2019-05-02
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Akbar Iswanto, Marvi. 2019. “Nilai Pendidikan Karakter Novel Hijrah itu Cinta
karya Abay Adhitya dan Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya dengan Metode
Cooperative Learning di SMA”.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) unsur intrinsik novel
Hijrah itu Cinta karya Abay Adhitya; (2) aspek kebahasaan novel Hijrah itu Cinta
karya Abay Adhitya; (3) nilai-nilai pendidikan karakter novel Hijrah itu Cinta
karya Abay Adhitya; (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel di kelas XII
SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel Hijrah itu Cinta karya Abay
Adhitya. Dalam pengumpulan data digunakan teknik pustaka dan teknik catat.
Teknik pustaka adalah penggunaan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh
data. Teknik catat adalah cara pengumpulan data dengan mencatat data-data yang
berhubungan dengan penelitian, kemudian diseleksi, diatur, dan selanjutnya
diklasifikasikan. Dalam teknik analisis data digunakan teknik analisis isi untuk
membuat simpulan terhadap data yang diperoleh dari membaca karya sastra.
Dalam teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal atau
penyajian hasil analisis data dengan kata-kata biasa tanpa tanda atau lambang.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik yang terdapat
dalam novel ini meliputi: (a) tema: perjuangan cinta, dan pertaubatan; (b) tokoh
utama: Senja Ainul Mardhiah (sabar, jujur, pemalu), Satria Pradipta (disiplin,
bersahabat) dan tokoh tambahan: Fajar Lesmana (religius, mandiri), Angga
(penasehat, bersahabat), Ibu Senja (baik hati, keras kepala); Mang Didin
(penasehat, bertanggung jawab), Ayah Senja (ramah, bijak); (c) alur: maju; (d)
latar tempat: Bandung, Bogor, dan Kampung Hijrah; latar waktu: pagi, siang,
sore, dan malam; latar sosial: kehidupan masyarakat perkotaan dan kehidupan
masyarakat pemukiman Islam; (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (f)
amanat: Allah selalu membuka pintu taubat bagi hambanya yang mau berusaha
untuk taat, teruslah melangkah dalam usaha meraih cita-cita, berhijablah karena
hijab adalah pembebasan untuk jujur pada hatimu dan pembebas jiwamu dari
rantai-rantai duniawi; (2) aspek kebahasaan novel Hijrah itu Cinta karya Abay
Adhitya meliputi: majas, ungkapan dan peribahasa; (3) nilai-nilai pendidikan
karakter novel ini meliputi: religius, bersahabat/komunikatif, kerja keras,
toleransi, jujur, rasa ingin tahu, mandiri, peduli sosial, gemar membaca, dan
tanggung jawab; (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Hijrah itu Cinta
karya Abay Adhitya dengan metode cooperative learning disesuaikan kurikulum
2013 dengan kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Selain
itu, pendidikan karakter akan membentuk kecerdasan emosi yang baik bagi siswa.
Kecerdasan emosi yang baik membuat siswa berhasil dalam menghadapi segala
tantangan tidak terkecuali dalam hal akademis. Oleh sebab itu, keluarga maupun
pendidik di sekolah harus ikut berperan aktif dalam proses pembentukan karakter
baik pada peserta didik.
Kata kunci: nilai pendidikan karakter, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran