Bentuk dan Makna Simbolik Dalam Tradisi Rejeban di Pesarean Nyi Candi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo

dc.contributor.authorCahyani
dc.date.accessioned2025-11-10T07:47:50Z
dc.date.available2025-11-10T07:47:50Z
dc.date.issued2025-06-16
dc.description.abstractCahyani. Bentuk dan Makna Simbolik Dalam Tradisi Rejeban di Pesarean Nyi Candi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2025 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk Tradisi Rejeban di Pesarean Nyi Candi, Desa Jenar Wetan Kecamatan, Purwodadi, Kabupaten Purworejo. (2) Makna simbolik yang terkandung dalam tradisi Rejeban di Pesarean Nyi Candi, Desa Jenar Wetan Kecamatan, Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan pasif, wawancara semiterstruktur dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk tradisi Rejeban mencakup lima unsur utama yakni: (1) asal-usul Pesarean Nyi Candi, (2) penentuan waktu pelaksanaan, (3) tempat pelaksanaan, (4) pelaku tradisi Rejeban, (5) prosesi tradisi Rejeban. Prosesi ini terbagi menjadi dua tahap, yakni tahap pra-pelaksanaan dan tahap pelaksanaan. Tahap pra-pelaksanaan meliputi: (1) rapat persiapan (2) persiapan uborampe. Sementara itu tahap pelaksanaan terdiri dari: 1) bersih makam, 2) penyembelihan wedhus gembel betina, 3) kenduri, 4) pertunjukan jaran kepang. Uborampe utama meliputi: (a) wedhus gembel betina, (b) kembang, (c) ancak. Unsur-unsur tersebut memiliki makna simbolik yang mencerminkan nilainilai budaya masyarakat Jawa, seperti penghormatan terhadap leluhur, semangat gotog royong, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi Rejeban merupakan bentuk pelestarian budaya lokal yang sarat makna spiritual dan sosial. Penafsiran simbol dalam tradisi ini dianalisis menggunakan teori simbol Clifford Geetz. Kata kunci: folklor, tradisi, simbol, Rejeban
dc.identifier.urihttps://repository.umpwr.ac.id/handle/123456789/1849
dc.language.isoother
dc.publisherProdi Pend. Bahasa dan Sastra Jawa, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo
dc.relation.ispartofseriesWisuda Periode I 2025/2026; 073.S.PBSJ.003
dc.titleBentuk dan Makna Simbolik Dalam Tradisi Rejeban di Pesarean Nyi Candi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo
dc.title.alternativePengaruh Orientasi Kewirausahaan Dan Supply Chain Management(SCM) Terhadap Kinerja UMKM Dengan Keunggulan Bersaing Sebagai Variabel Intervening (studi pada pengrajin Gula Merah di Kabupaten Purworejo)”
dc.typeThesis
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ABSTRAK.pdf
Size:
208.74 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: