Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Menggunakan Pendekatan Scientific Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI IIS di SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016
No Thumbnail Available
Date
2016-03-04
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi belajar
siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IIS SMA Negeri 3 Purworejo tahun
pelajaran 2015/2016 dengan menggunakan pendekatan scientific. Penelitian ini
termasuk dalam penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua
siklus.
Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-IIS 1 SMA Negeri 3
Purworejo tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 31 siswa. Pengumpulan
data diperoleh dengan metode observasi, angket dan tes.
Berdasarkan hasil observasi sikap siswa terjadi peningkatan dari 70,32%
dengan rerata 21,80 pada pra siklus meningkat menjadi 77,31% dengan rerata
25,50 pada siklus I dan 88,82% dengan rerata 27,53 pada siklus II. Rerata sikap
K1 dan K2 juga mengalami peningkatan dari 2,85 pada pra siklus meningkat
menjadi 3,54 pada siklus I dan 3,57 pada siklus II. Sedangkan rerata angket sikap
siswa juga mengalami peningkatan dari 2,83 pada pra siklus meningkat menjadi
3,04 pada siklus I dan 3,48 pada siklus II. Rerata keterampilan siswa juga
mengalami peningkatan yaitu dari 2,84 pada pra siklus meningkat menjadi 3,19
pada siklus I dan 3,45 pada siklus II. Berdasarkan hasil tes juga menunjukan
bahwa persentase siswa yang mencapai nilai KKM terus meningkat yaitu dari
16,12% dengan rerata 67,16 pada pra siklus meningkat menjadi 74,19% dengan
rerata 81,07 pada siklus I dan meningkat menjadi 87,10% dengan rerata 84,58
pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan
scientific dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI-IIS 1 SMA Negeri 3
Purworejo tahun pelajaran 2015/2016 dengan indikator keberhasilan hasil belajar
mencapai nilai KKM minimal 76%, sikap dan keterampilan mencapai kategori
baik minimal 76%