Pendidikan Ekonomi
Permanent URI for this collection
Browse
Recent Submissions
- ItemPengembangan Media Pembelajaran QR Komik Digital Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Di SMK Muhammadiyah Purworejo(Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-06-15) Imrotun Isnaeni 222130004Penelitian ini bertujuan : (1) mengembangkan media pembelajaran QR Komik berbasis digital pada mata pelajaran Kewirausahaan di SMK Muhammadiyah Purworejo; (2) mengetahui tingkat kelayakan media QR Komik digital berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, dan respon siswa; dan (3) menganalisis efektivitas penggunaan media QR Komik berbasis digital terhadap motivasi belajar siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Purworejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TJKT 1, TJKT 2, dan AKL SMK Muhammadiyah Purworejo tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 67 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, dan analisis dokumen. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, angket respon siswa, dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media pembelajaran QR Komik berbasis digital dikembangkan melalui lima tahap model ADDIE, menghasilkan produk berupa komik digital 13 halaman yang memuat materi Analisis Peluang Usaha dan dilengkapi QR Code yang terhubung ke video pembelajaran dan kuis interaktif melalui platform Blooket; (2) tingkat kevalidan keseluruhan termasuk kategori Sangat Valid dengan rata-rata 79,75%, terdiri dari penilaian ahli materi (76,5%) dan ahli media (83%), serta tingkat kepraktisan mencapai rata-rata 77,86% (Sangat Praktis) berdasarkan respon siswa pada uji coba terbatas (77,0%), uji coba lapangan TJKT 2 (78,6%), dan AKL (78,0%); (3) media terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata skor motivasi dari 47,41 menjadi 91,08, dan hasil uji-t berpasangan menunjukkan t_hitung = 48.558 > t_tabel = 1,996 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran QR Komik berbasis digital yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran inovatif pada mata pelajaran Kewirausahaan di SMK untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
- ItemPengaruh Implementasi Kurikulum Merdeka Berorientasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 5 Purworejo(Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-08-31) Sugeng Priyadi 222130016
- ItemEvaluasi Program Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 3 Purworejo(Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-08-31) Icha Tria Anjani 222130017Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penerapan program Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada mata pelajaran Ekonomi kelas X di SMA Negeri 3 Purworejo, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam proses implementasinya. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kerangka model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dari Stufflebeam. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X berjumlah 248 peserta didik. Sampel penelitian sebanyak 168 peserta didik dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, serta analisis dokumen. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan membandingkan rerata skor empiris terhadap kriteria evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam Ekonomi tergolong efektif dengan rerata skor total CIPP sebesar 2,99 (kategori Baik). Rerata skor tiap komponen meliputi evaluasi konteks sebesar 2,94 (Baik), evaluasi masukan sebesar 3,20 (Baik), evaluasi proses sebesar 3,01 (Baik), dan evaluasi produk sebesar 2,79 (Baik/Tercapai) dengan 79% peserta didik melampaui KKTP. Faktor penghambat teridentifikasi pada tiga aspek: sekolah (adaptasi kebijakan kurikulum terkait insersi materi baru), guru (tuntutan pembaruan wawasan ekonomi secara mandiri dan kompleksitas integrasi materi lintas disiplin), serta peserta didik (penurunan motivasi intrinsik pasca-penghapusan Ujian Nasional dan kurangnya pemahaman terhadap urgensi Tes Kompetensi Akademik).
- ItemEfektivitas Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 7 Purworejo(Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-08-16) Kayla Nazwa Ramadhani 222130011Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 7 Purworejo berdasarkan model evaluasi Context, Input, Process, Product (CIPP) serta mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan model CIPP. Populasi penelitian berjumlah 360 peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Purworejo tahun ajaran 2025/2026 dengan sampel sebanyak 190 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan bantuan IBM SPSS Statistics serta didukung analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 7 Purworejo berada pada kategori Efektif dengan rata-rata skor keseluruhan 3,05. Aspek Context memperoleh rata-rata skor 3,07 (Efektif), Input 3,26 (Sangat Efektif), Process 2,94 (Efektif), dan Product 3,00 (Efektif). Hasil wawancara menunjukkan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) didukung oleh kebijakan sekolah, kesiapan guru, serta sarana dan prasarana yang memadai. Kendala yang masih dihadapi meliputi proses adaptasi terhadap pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), keterbatasan alokasi waktu, dan perbedaan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 7 Purworejo telah berjalan secara efektif, namun masih memerlukan penyempurnaan pada aspek proses pembelajaran agar pelaksanaannya semakin optimal
- ItemStudi Komparatif Hasil Belajar Siswa Boarding School dan Siswa Reguler Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purworejo pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X(Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-08-20) Muhammad Ngalim 222130014Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) mengetahui perbandingan hasil belajar mata pelajaran ekonomi antara siswa boarding school dan siswa reguler kelas X MAN Purworejo, (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa boarding school dan siswa reguler kelas X MAN Purworejo. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN Purworejo yang mengikuti mata pelajaran Ekonomi, terdiri atas 58 siswa boarding school dan 296 siswa reguler. Sampel penelitian berjumlah 188 siswa, terdiri atas 31 siswa boarding school dan 157 siswa reguler, ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Data hasil belajar diperoleh melalui analisis dokumen nilai rapor semester ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, sedangkan data faktor-faktor yang memengaruhi hasil belajar diperoleh melalui angket skala Likert (empat kategori jawaban) yang terdiri atas 30 butir pernyataan mencakup enam indikator, yaitu Kognitif, Afektif, Psikomotorik, Lingkungan Belajar, Fasilitas Belajar, dan Manajemen Waktu. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat (uji normalitas dan uji homogenitas Levene), uji Independent Sample t-test untuk membandingkan hasil belajar, serta uji Mann-Whitney U sebagai alternatif nonparametrik untuk membandingkan faktor-faktor yang memengaruhi hasil belajar, karena data angket tidak berdistribusi normal.. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar mata pelajaran Ekonomi siswa boarding school sebesar 91,5484, sedangkan siswa reguler sebesar 92,1592. Berdasarkan hasil Independent Sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,794 (Sig. > 0,05), sehingga 𝐻0 diterima dan 𝐻1 ditolak, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar mata pelajaran Ekonomi siswa boarding school dan siswa reguler. Sementara itu, berdasarkan hasil uji Mann-Whitney U terhadap enam indikator faktor yang memengaruhi hasil belajar, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) yang lebih besar dari 0,05 pada seluruh indikator (Kognitif, Afektif, Psikomotorik, Lingkungan Belajar, Fasilitas Belajar, dan Manajemen Waktu), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada persepsi siswa boarding school maupun siswa reguler terhadap faktor-faktor tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti pada hasil belajar mata pelajaran Ekonomi maupun faktor-faktor yang memengaruhinya antara siswa boarding school dan siswa reguler kelas X MAN Purworejo Tahun Ajaran 2025/2026.