Kajian Psikologi Sastra Aspek Kepribadian Tokoh pada Novel Api Tauhid Karya Habiburrahman El Shirazy dan Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya Di Kelas XII SMA
No Thumbnail Available
Date
2016-03-05
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) tema dan fakta cerita
(alur, latar, dan tokoh dan penokohan) novel Api Tauhid karya Habiburrahman El
Shirazy; (2) kajian psikologi sastra aspek kepribadian novel Api Tauhid karya
Habiburrahman El Shirazy; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran psikologi aspek
kepribadian novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XII SMA.
Subjek dalam penelitian ini adalah novel Api Tauhid karya Habiburrahman El
Shirazy. Objek dalam penelitian ini adalah aspek-aspek psikologi sastra yang terdapat
dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini
memfokuskan pada unsur instrinsik yang meliputi tema dan fakta cerita (alur, latar,
dan tokoh penokohan) serta psikologi sastra aspek kepribadian menurut Sidmund
Freud, yakni id, ego, dan superego. Selain itu, fokus penelitian ini adalah rencana
pelaksanaan pembelajaran novel tersebut di kelas XII SMA. Dalam penelitian ini,
teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah teknik pustaka.
Instrumen dalam penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti dengan alat bantu nota
pencatat, alat tulis, buku-buku teori sastra, teori fiksi, dan buku penunjang lainnya.
Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis isi (content analysis).
Dalam menyajikan hasil penelitian ini digunakan teknik informal.
Hasil peneltian ini adalah: (1) unsur intrinsik novel Api Tauhid terdiri dari (a)
tema, yakni Novel ini menceritakan tentang perjuangan seorang tokoh dari negara
Turki; (b) alur, yakni alur campuran; (c) latar, yakni latar tempat, yakni Masjid
Nabawi, Prince Mohammed Bin Abdulaziz Hospital, rumah Fahmi, Rumah Kyai
Arselan, Restoran hotel Al Haram, Vila berlantai tiga, rumah Hamza, Diruang tamu
rumah Hoca Ibrahim, dll, latar waktu, yakni Shubuh, pagi, siang, sore, dan malam,
latar suasana, yakni dingin, bersalju, berkabut, hangat, musim semi, lengang, dan,
pemberontakan, latar sosial, yakni kebudayaan Jawa, kebudayaan Islami serta status
sosial dalam masyarakat; (2) Aspek kepribadian Fahmi mempunyai energi superego
yang lebih besar dibandingkan dari energi id dan ego. Aspek id pada diri Fahmi
mebuatnya sulit untuk melupakan rasa cintanya kepada Nuzula. Sementara itu, ego
dalam diri Fahmi berusaha untuk melupakan kenangannya bersama dengan Nuzula,
yakni dengan cara berlibur mengunjungi negara Turki dan juga mendengarkan kisah
Badiuzzaman Said Nursi. Aspek kepribadian tokoh Fahmi didominasi superego yang
banyak dipengaruhi oleh latar belakang tokoh Fahmi; (3) Rencana pelaksanaan
pembelajaran novel Api Tauhid berdasarkan kompetensi dasar pembelajaran sastra di
SMA, menganalisis unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik novel Indonesia maupun
terjemahan dengan indikator mampu menganalisis unsur intrinsik, serta menganalisis
psikologi sastra aspek kepribadian (id, ego, dan superego).