Pendidikan Teknik Otomotif
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Pendidikan Teknik Otomotif by Author "Agung Laksono"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- Itemnalisa Pengaruh Penyetelan Nozzle Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Diesel 1 Silinde(Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2023-07-31) Agung LaksonoTujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh penyetelan pengkabutan nozzle diesel terhadapkonsumsi bahan bakar. (2) Mengetahui pengaruh variasi rpm kendaraan mesin diesel terhadap konsumsi bahan bakar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu metode yang bertujuan untuk menguji pengaruh suatu variable terhadap variabel lain atau menguji bagaimana hubungan sebab akibat antara variabel yang satu dengan variabel angka lainnya. Metode penelitian eksperimen memiliki perbedaan yang jelas dibanding dengan metode penelitian lainnya, yaitu adanya pengontrolan terhadap variabel penelitian dan adanya pemberian perlakuan terhadap kelompok eksperimen. Sukmadinata (2008: 194) mengemukakan bahwa, “Penelitian eksperimental merupakan pendekatan penelitian yang cukup khas. Kekhasan tersebut diperlihatkan oleh dua hal, pertama penelitian eksperimen menguji secara langsung pengaruh suatu variable terhadap variabel lain, kedua menguji hipotesis hubungan sebab akibat”. Berdasarkan hasil penelitian dari pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bisa dikatakan bahwa besar pengaruh tekanan nozzle 13 Mpa pada putaran mesin 1600 rpm menghabis- kan bahan bakar 10 cc ialah 9,71 detik, 1800 rpm ialah 8,51 detik, 2000 rpmialah 7,43 detik, 2200 rpm ialah 6,63 detik, 2400 rpm ialah 6,03 detik. Mem-buat konsumsi bahan bakar akan lebih irit, Tetapi mengeluarkan asap berwarna biru, akibatnya mata akan menjadi perih apabila terkena asap mesin tersebut. (2) Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bisa dikatakan bahwa bahwa kon- sumsi bahan bakar yang tertinggi terjadi pada saat putaran mencapai putaranmaksimal yaitu 2400 rpm dan dengan tekanan injeksi 13Mpa dengan mengunakan bahan bakar solar.