Pendidikan Teknik Otomotif
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Pendidikan Teknik Otomotif by Author "Ahmad Fauzi"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemPenggunaan Aplikasi Canva Mata Pembelajaran Sistem Stater Dengan Metode Pemberian Tugas Untuk Meningkatkan Hasil Belajar SMK Ma’arif 6 Ayah Kebumen(Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2023-08-03) Ahmad FauziPenelitian ini bertujuan untuk (1). Untuk mengetahui penerapan metode pemberian tugas dengan Canva dapat menungkatkan hasil belajar siswa. (2). Untuk penggunaan aplikasi Canva pada mata pelajaran sistem starter. (3). Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran sistem starter dengan menggunakan aplikasi Canva. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Menurut Arikunto (2013: 128) secara harfiah, penelitian tindakan kelas berasal dari bahasa inggris yaitu: Classroom Action Reasarch yang berarti (penelitian dengan tindakan) yang dilakukan. Berdasarkan pendapat tersebut, maka untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas tentunya diperlukan beberapa komponen pokok yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi) dan refleksi. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas yang telah dilakukan dengan penggunaan aplikasi Canva dengan metode pemberian tugas pada materi sistem stater, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut (1). Penerapan metode pembelajaran pemberian tugas dengan menggunakan aplikasi Canva berupa: pemberian pertanyaan, tugas diskusi belajar kelompok, dan pemberian angket hasil belajar yang diterapkan pada mata pelajaran PKKR (Perawatan Kelistrikan Kendaraan Ringan) di kelas XI TKRO SMK Ma’arif 6 Ayah dengan dua siklus. (2). Peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sistem stater dengan menggunakan metode pemberian tugas dengan Canva di kelas XI TKRO SMK Ma’arif 6 Ayah. dapat dilihat dari hasil hasil belajar pada siklus 1 yang kemudian berlanjut ke siklus 2. Pada siklus 1 diperoleh hasil siswa yang tuntas adalah 16 siswa dengan persentase ketuntasan kelas 53,33%. Pada siklus 2 diperoleh hasil yang semakin meningkat dimana siswa yang tuntas adalah 25 siswa dengan persentase ketuntasan kelas 83%. (3). Peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus 1 yaitu sebesar 71 dengan persentase 83,3% kemudian hasil belajar siswa meningkat pada siklus II, dengan rata-rata 81 dan persentase ketuntasan 83%.