PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMPREDIKSI, MENGUKUR, DAN MENGKOMUNIKASIKAN PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 11 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016
No Thumbnail Available
Date
2016-08-21
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Telah dilakukan penelitian pengembangan lembar kegiatan peserta didik
(LKPD) berbasis discovery learning guna mengetahui: (1) Kelayakan lembar
kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning untuk meningkatkan
kemampuan memprediksi, mengukur, dan mengkomunikasikan, (2) Respon peserta
didik terhadap penggunaan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery
learning, (3) Ketercapaian peningkatan melalui lembar kegiatan peserta didik
(LKPD) berbasis discovery learning, (4) Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan
lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning pada materi Suhu
dan Kalor pada peserta didik.
Jenis penelitian yaitu pengembangan yang mengacu pada model
pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan di Universitas Muhammadiyah
Purworejo dan dilaksanakan di SMA Negeri 11 Purworejo dengan subjek penelitian
pada tahap simulasi dan uji coba terbatas berjumlah 5 peserta didik dan pada tahap uji
coba laus berjumlah 31 peserta didik.
Hasil analisis data yaitu: (1) Hasil validasi lembar kegiatan peserta didik
(LKPD) berbasis discovery learning dari empat validator yaitu dua dosen ahli dan
dua guru fisika diperoleh rerata 4,38 termasuk dalam kategori sangat baik dan layak
digunakan dalam pembelajaran, dengan uji reliabilitas diperoleh percentage
sgreement 94,97%. (2) Respon peserta didik terhadap lembar kegiatan peserta didik
(LKPD) berbasis discovery learning diperoleh rerata 4,26 dengan kategori sangat
baik. (3) persentase keterampilan proses dasar sebesar 72,69% sehingga diperoleh
nilai gain 0,54 dan termasuk kategori peningkatan sedang. (4) Keterlaksanaan
pembelajaran pada kesuluruhan aspek oleh observer I dan observer II yaitu sangat
baik dengan rerata 4,46 dengan reliabilitas yang didapatkan dari keseluruhan
pertemuan adalah 94,44%.