Pendidikan Fisika
Permanent URI for this collection
Browse
Recent Submissions
Now showing 1 - 5 of 75
- Item“Implementasi Alat Peraga Pengukuran Jarak Benda Secara Wireless Berbasis Aplikasi Android pada Materi Gerak Lurus Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo untuk Meningkatkan Aspek Psikomotorik Peserta Didik Tahun Ajaran 2018/2019(Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2019-03-27) Yudik Suhendro 152150033Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Merancang dan mengimplementasikan alat peraga pengukuran jarak benda secara wireless berbasis aplikasi android pada materi gerak lurus mata pelajaran Fisika kelas X di SMA Negeri 5 Purworejo, (2) Mengetahui kelayakan alat peraga yang digunakan sebagai media pembelajaran materi gerak lurus kelas X di SMA Negeri 5 Purworejo, dan (3) Mengetahui hubungan antara praktikum fisika dengan aspek psikomotorik peserta didik pada materi gerak lurus mata pelajaran Fisika kelas X di SMA Negeri 5 Purworejo. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Purworejo berjumlah 24 orang dan semuanya sekaligus menjadi sampel. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert yang masing-masing sudah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa aspek psikomotorik peserta didik Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Purworejo pada materi gerak lurus mengalami peningkatan terkait kemampuan mengamati sebanyak 26 % dengan gain 0,49. Sedangkan kemampuan menggolongkan/mengklasifikasikan, peserta didik mengalami peningkatan sebesar 30 % dengan gain 0,517. Dalam hal meramal/memprediksi, peserta didik mengalami peningkatan 41 % dengan gain 0,549. Berkenaan dengan merencanakan pengukuran, peserta didik mengalami peningkatan 23% dengan gain 0,435. Begitu juga saat menerapkan pengukuran, peserta didik mengalami peningkatan aspek psikomotorik sebanyak 25 % dengan gain 0,467
- ItemPENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS SOFTWARE ARTICULATE STORYLINE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK(Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2021-02-21) Fitria Amanda Sari 162150014Proses pembelajaran yang dilakukan pendidik tidak terlepas dari media pembelajaran. Penerapan media pembelajaran dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik, hal ini disebabkan media pembelajaran membuat proses pembelajaran lebih menarik, efektif dan membawa pengaruh psikologi terhadap peserta didik. Media pembelajaran berbasis software articulate storyline merupakan media yang terdiri dari berbagai macam kombinasi grafik, teks, suara, video, dan animasi. Penelitian pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis software articulate storyline dengan materi Fluida Statis bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan sehingga dinyatakan layak untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SMA 11 N Purworejo dengan subjek penelitian pada uji coba terbatas berjumlah 5 peserta didik dan pada tahap penerapan berjumlah 35 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar validasi, angket respon peserta didik, dan tes kemampuan berpikir kreatif. Analisis data dalam penelitian ini meliputi uji validasi, uji reliabilitas, dan uji gain. Hasil analisis data: (1) hasil penelitian dari ahli materi melalui lembar validasi mendapatkan kategori “baik” dan dari ahli media mendapatkan kategori “baik” dinyatakan valid, (2) hasil keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan kategori “baik” pada uji respon peserta didik dinyatakan praktis, dan (3) hasil tes keterampilan berpikir kreatif berdasarkan perolehan nilai pretest dan postest dengan Normalized gain yang termasuk dalam kategori “tinggi” dinyatakan efektif. Dengan demikian media pembelajaran interaktif berbasis software articulate storyline dalam penelitian ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik.
- Item“Pengaruh Model Pembelajaran Fisika Menggunakan Model SETS (Science, Environment, Technology, and Society) Terintegrasi Mitigasi Bencana Alam Terhadap Kemampuan Analisis dan Transferable Skills Peserta Didik(Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2019-08-15) Fitri Yayu Indrawati 152150030Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh model pembelajaran SETS terintegrasi mitigasi bencana alam terhadap kemampuan analisis dan kemampuan komunikasi ilmiah peserta didik, (2) Aktivitas peserta didik saat diterapkan model pembelajaran SETS. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen. Penelitian dilaksanakan di SMK Komputer Karanganyar dengan subjek penelitian adalah 18 peserta didik kelas X Akutansi dan 30 kelas X Multimedia. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar soal tes kemampuan analisis, lembar soal kemampuan komuniksi ilmiah, dan lembar angket mitigasi gempa bumi dalam penelitian ini meliputi uji validasi, uji reabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji N-gain , uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data tes, diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran SETS terintegrasi mitigsi bencana alam terhadap kemampuan analisis dan kemampuan komunikasi ilmiah peserta didik. Hal tersebut berdasarkan hasil uji N-gain dengan peningkatan kemampuan analsis pada kelas eksperimen sebesar 0,31 dengan kategori sedang, dan kelas kontrol dengan nilai gain sebesar 0,25 dengan kategori rendah. Sementara pada peningkatan kemampuan komunikasi ilmiah kelas eksperimen sebesar 0,36, dan kelas kontrol sebesar 0,24. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample T-test terdapat perbandingan hasil belajar kemampuan analisi dan kemampuan komunikasi ilmiah pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan peningkatan kelas eksperimen lebih tinggi dibandingakan dengan kelas kontrol baik pada kemampuan analisis maupun kemampuan komunikasi ilmiah peserta didik. Selain itu pembelajaran fisika menggunakan model pembelajaran SETS juga memberikan peningkatan aktivitas peserta didik pada kelas eksperimen
- ItemPengembangan Alat Pengukur Energi Mekanik Pada Pokok Bahasan Usaha Dan Energi Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Untuk Meningkatkan Aspek Psikomotorik Siswa(PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2017-07-31) Yuli Saputri 132150023Telah dilakukan penelitian pengembangan alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler arduino uno guna mengetahui: (1) proses pembuatan alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler Arduino Uno, (2) kelayakan alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler Arduino Uno, (3) respon siswa dan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler Arduino Uno, (4) hasil peningkatan aspek psikomotorik siswa. Jenis penelitian yaitu pengembangan dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE yatu Analysis, Design, Development, Implementation, danEvaluation. Penelitian ini dilakukan di Universitas Muhammadiyah Purworejo pada uji terbatas yang berjumlah 5 mahasiswa dan di MA Negeri Purworejo pada tahap keterlaksanaan berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket, hasil praktikum, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data: (1) pengembangan alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler arduino uno memiliki tingkat kesalahan yang sangat kecil yaitu pada sensor jarak 0,051% dan pada sensor waktu 0,681%, (2) validasi alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler arduino uno oleh dua orang ahli media diperoleh rerata skor 3,20 dengan kategori “baik” dan oleh dua validator ahli materi diperoleh rerata persentase 82,5 % dengan kategori “sangat baik”, (3) respon siswa terhadap alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler arduino uno diperoleh rerata skor 3,36 dengan kategori baik,dan data hasil praktikum diperoleh energi mekanik pada jarak 0,53 meter sebesar (0,5304±0,0006) joule, pada jarak 0,66 meter sebesar (0,4238±0,0001) joule, dan pada jarak 0,72 meter sebesar (0,4365±0,0007) joule, (4)kemampuan psikomotorik siswa sebelum menggunakan alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler arduino uno sebesar 69 % dan setelah menggunakan alat pengukur energi mekanik berbasis mikrokontroler arduino uno kemampuan psikomotorik siswa meningkat dengan rerata persentase 77 %. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa alat pengukur energi meknaik berbasis mikrokontroler arduino uno mampu meningkatkan kemampuan psikomotorik siswa.
- ItemEfektivitas Model Pembelajaran POGIL Menggunakan Brainstorming Untuk Meningkatkan Kemampuan Inferensi Logika Siswa(PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2017-08-30) Ike Mangastuti Budi Utami 132150009Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar Efektivitas Model Pembelajaran POGIL Menggunakan Brainstorming Untuk Meningkatkan Kemampuan Inferensi Logika Siswa SMA N 9 Purworejo. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Purworejo, sampel penelitian berjumlah 60 siswa, yaitu 30 siswa kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, metode observasi, metode tes, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dengan uji-t dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata kemampuan inferensi logika siswa kelas eksperimen 80,19 % dan gain 0,59 dengan kategori sedang. Penilaian kondisi sarana ruang kelas diperoleh 81,62% dengan kategori memenuhi standar. Rerata keterlaksanaan pembelajaran guru pada tiga pertemuan yaitu 3,46 dinyatakan “baik”dengan rerata Percentage Agreement (PA) 98,13% dinyatakan “sangat reliabel”, sedangkan rerata keterlaksanaan pembelajaran siswa pada tiga pertemuan yaitu 3,49 dinyatakan “baik” dengan rerata Percentage Agreement (PA) 98,06% dinyatakan “sangat reliabel”. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t diperoleh hasil tobs = 5,320 dengan ttabel = 2,021 dan daerah kritik db= 58 {t/t -2,021 atau t > 2,021}, yang berarti H0 ditolak (tobs € DK). Sehingga H1 diterima yang artinya model pembelajaran POGIL menggunakan Brainstorming efektif untuk meningkatkan kemampuan inferensi logika siswa. Berdasarkan hasil tersebut maka model pembelajaran POGIL efektif terhadap kemampuan inferensi logika siswa.