EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAVI DAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN OPERASI HIMPUNAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP N 11 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2014/2015
No Thumbnail Available
Date
2015-02-24
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Gagih Ewibowo. “Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan
Pendekatan Savi dan Kontekstual pada Pokok Bahasan Operasi Himpunan
terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP N 11 Purworejo Tahun
Ajaran 2014/2015”. Skripsi. Pendidikan Matematika. Universitas
Muhammadiyah Purworejo. 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika
pada materi operasi himpunan dengan pendekatan SAVI akan lebih baik jika
dibandingkan dengan pendekatan kontekstual.
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 11
Purworejo tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 210 anak yang terdiri dari
tujuh kelas A, B, C, D, E, F, dan G. Sampel dalam penelitian ini berjumlah dua
kelas yaitu kelas VII C sebagai eksperimen I dengan pendekatan SAVI dan kelas
VII D sebagai eksperimen II dengan pendekatan Kontekstual. Pengambilan
sampel dengan teknik cluster random sampling. Pendekatan pembelajaran sebagai
variabel bebas dan hasil belajar sebagai variabel terikatnya. Instrumen
pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes yang sudah diujicobakan dan
sudah memenuhi validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat analisis menggunakan
statistik uji Lillifors untuk uji normalitas dan statistik uji Bartlett untuk uji
homogenitas. Metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t-student
(uji-t).
Hasil penelitian dengan α = 0,05 diperoleh sampel berasal dari populasi
berdistribusi normal dan variansinya homogen. Dengan rata-rata nilai hasil belajar
matematika pada kelas eksperimen I sebesar 76,80 dan pada kelas eksperimen II
sebesar 71,73. Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan
bahwa tobs = 1,718, dengan t0.05;58 sebesar 1,645 dan DK = {t|t > 1,645}sehingga tobs
> t tabel. Terlihat bahwa tobs termasuk dalam daerah kritik sehingga menyebabkan
H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika
siswa dengan menggunakan pendekatan SAVI lebih baik dari pada hasil belajar
matematika siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada pokok
bahasan operasi himpunan kelas VII SMP N 11 Purworejo tahun ajaran
2014/2015.
Kata kunci: SAVI, Kontekstual, hasil belajar