Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa by Author "Bagas Prasetyo Nugroho 122160004"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemNilai Moral dalam Novel Suminar Karya Tiwiek SA(PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA JAWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2017-09-14) Bagas Prasetyo Nugroho 122160004Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur novel Suminar karya Tiwiek SA; dan (2) nilai moral yang terdapat dalam novel Suminar karya Tiwiek SA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Suminar karya Tiwiek SA. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan dari dalam novel Suminar karya Tiwiek SA. Pengumpulan data digunakan teknik pustaka, simak dan catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, kartu pencacat data, bolpoin, pensil dan buku-buku yang relevan yang mendukung sebagai acuan. Teknik keabsahan data digunakan teknik perpanjangan pengamatan dan meningkatkan ketekunan. Teknik analisis data digunakan “content analysis” atau analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) struktur atau unsur intrinsik novel Suminar karya Tiwiek SA terdiri dari: (a) tema dalam novel Suminar karya Tiwiek SA adalah percintaan Suminar, (b) tokoh utamanya: Suminar berkarakter rajin beribadah, lugu, patuh kepada orang tua, cantik, perhatian kepada orang lain, baik dan bijaksana; tokoh tambahannya: Indarto berkarakter baik, perhatian, pemarah; Yu Parti berkarakter perhatian; Mbok Kadinah berkarakter ingin tahu; Pak Sudarman berkarakter bijaksana; Siska berkarakter suka memfitnah, iri hati dan sombong; Kadini berkarakter tidak mudah percaya; Teguh berkarakter suka menolong, pembohong; Yu Munah berkarakter suka menasihati, suka menolong; Parjan berkarakter suka menasihati; Parno berkarakter penolong; dan Ki Anom Suroto berkarakter bijaksana, (c) alur: maju, (d) latar tempat meliputi: teras rumah, kamar, sawah, ruang tamu, dan kantor; latar waktu meliputi: sore, hari Kamis, malam; dan latar suasana meliputi: masyarakat pedesaan tradisional yang rendah pendidikan dan buta aksara, masyarakat desa yang masih mempertahankan dan melestarikan budaya, masyarakat desa yang berpikir realistis dan tidak egois (berbakti kepada orang tua), dan masyarakat perkotaan yang sudah kehilangan jati diri dan meninggalkan adat istiadat, (e) sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga “dia” serba tahu; (2) nilai moral terdiri dari: (a) nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: bijaksana, teliti dan hati-hati, mengutamakan kebaikan, pandai, tidak gengsi, pemberani dan tabah, tidak materialistis, tidak mudah percaya, berpikir realistis, dan memiliki harga diri; (b) nilai moral hubungan manusia dengan sesama manusia dalam lingkup sosial dan dengan lingkungan alam meliputi: setia kepada pasangan, berbakti kepada orang tua, sayang kepada keluarga, perhatian kepada sesama, jujur kepada orang lain, dermawan, perduli dan perhatian kepada pasangan, suka menolong, suka menolong, suka menasihati, dan pemaaf; (c) nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: beribadah, ingat kepada Tuhan, percaya adanya Tuhan, dan bersyukur.