Pendidikan Matematika
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Pendidikan Matematika by Author "Ainun Irmawati"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- Item"Analisis Kesalahan Siswa Menurut Tahapan Kastolan Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Pada Siswa SMK"(Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-08-30) Ainun IrmawatiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan dan faktor penyebab kesalahan siswa menggunakan tahapan kastolan dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linier dua variabel yang dialami oleh siswa kelas X SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini terdiri dari 6 siswa dengan masing-masing kategori: 2 siswa ketegori hasil belajar tinggi, 2 siswa kategori hasil belajar sedang dan 2 siswa hasil belajar kategori rendah. Pengumpulan data menggunakan teknik tes, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi dan dianalisis dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan menurut tahapan kastolan pada siswa dengan kategori hasil belajar tingggi melakukan kesalahan prosedural siswa tidak menyelesaikan soal sampai bentuk paling sederhana dengan tidak menuliskan simpulan dari jawaban yang diperoleh. Pada siswa kategori sedang melakukan kesalahan konseptual dan prosedural, kesalahan konseptual siswa tidak dapat menafsirkan soal dengan tidak menuliskan persamaaan dari soal tersebut, kesalahan prosedural siswa tidak mengerjakan sampai bentuk paling sederhana dengan tidak menuliskan simpulan dari jawaban yang diperoleh. Pada siswa kategori rendah siswa melakukan kesalahan konseptual prosedural, dan teknik. Kesalahan konseptual saat siswa tidak dapat menafsirkan soal dengan tidak menuliskan persamaaan dari soal tersebut, kesalahan prosedural siswa tidak mengerjakan sampai bentuk paling sederhana dengan tidak menuliskan simpulan dari jawaban yang diperoleh, kesalahan teknik siswa melakukan kesalahan operasi hitung setelah dilakukan wawancara siswa tidak fokus, lupa dan dan tidak mengecek kembali jawabnnya dalam menuliskan persamaan dan simpulan.
- ItemAnalisis Kesalahan Siswa Menurut Tahapan Kastolan Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Pada Siswa SMK(Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-08-05) Ainun IrmawatiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan dan faktor penyebab kesalahan siswa menggunakan tahapan kastolan dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linier dua variabel yang dialami oleh siswa kelas X SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini terdiri dari 6 siswa dengan masing-masing kategori: 2 siswa ketegori hasil belajar tinggi, 2 siswa kategori hasil belajar sedang dan 2 siswa hasil belajar kategori rendah. Pengumpulan data menggunakan teknik tes, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi dan dianalisis dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan menurut tahapan kastolan pada siswa dengan kategori hasil belajar tingggi melakukan kesalahan prosedural siswa tidak menyelesaikan soal sampai bentuk paling sederhana dengan tidak menuliskan simpulan dari jawaban yang diperoleh. Pada siswa kategori sedang melakukan kesalahan konseptual dan prosedural, kesalahan konseptual siswa tidak dapat menafsirkan soal dengan tidak menuliskan persamaaan dari soal tersebut, kesalahan prosedural siswa tidak mengerjakan sampai bentuk paling sederhana dengan tidak menuliskan simpulan dari jawaban yang diperoleh. Pada siswa kategori rendah siswa melakukan kesalahan konseptual prosedural, dan teknik. Kesalahan konseptual saat siswa tidak dapat menafsirkan soal dengan tidak menuliskan persamaaan dari soal tersebut, kesalahan prosedural siswa tidak mengerjakan sampai bentuk paling sederhana dengan tidak menuliskan simpulan dari jawaban yang diperoleh, kesalahan teknik siswa melakukan kesalahan operasi hitung setelah dilakukan wawancara siswa tidak fokus, lupa dan dan tidak mengecek kembali jawabnnya dalam menuliskan persamaan dan simpulan.