Pendidikan Matematika
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Pendidikan Matematika by Issue Date
Now showing 1 - 20 of 523
Results Per Page
Sort Options
- Item"Peningkatan Minat Belajar dan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas VIII.3 SMP Negeri 3 Wadaslintang Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament "(Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 0029-08-20) Siti RobiyahPenelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan minat belajar dan kemampuan numerasi menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament pada siswa kelas VIII.3 SMP Negeri 3 Wadaslintang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 3 Wadaslintang dengan jumlah 25 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan catatan lapangan. Sedangkan instrumen penelitian dalam penelitian ini berupa lembar observasi untuk mengetahui peningkatan minat belajar, tes kemampuan numerasi untuk mengukur kemampuan numerasi peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat belajar dan kemampuan numerasi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament. Peningkatan minat belajar dibuktikan dengan meningkatnya persentase setiap indikator. Pada indikator perasaan senang siklus I sebesar 70% kategori tinggi sedangkan siklus II 80% kategori tinggi. Indikator ketertarikan siklus I sebesar 69% kategori sedang sedangkan siklus II 71% kategori tinggi. Indikator perhatian siklus I sebesar 74% kategori tinggi dan siklus II 80% kategori tinggi. Indikator keterlibatan pada siklus I sebesar 66% kategori sedang dan meningkat menjadi 71% kategori tinggi. Peningkatan kemampuan numerasi peserta didik dapat dilihat dari hasil pengerjaan tes numerasi peserta didik. Pada siklus I, terdapat peserta didik yang tidak menyelesaikan jawaban soal. Ditemukan juga peserta didik yang kurang mampu memahami soal. Sedangkan pada siklus II, peserta didik dapat menyeselesaikan jawaban dengan tepat. Peningkatan terjadi pada rata-rata hasil tes numerasi pada siklus I sebesar 73,16% kategori baik menjadi 81,16% kategori baik. Peningkatan indikator numerasi dari 71,3% kategori baik menjadi 75% kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament dapat meningkatkan minat belajar dan kemampuan numerasi.
- ItemEKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL STAD BERBANTU PERMAINAN KARTU BILANGAN PECAHAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS IV SD SE-GUGUS DIRGANTARA KECAMATAN BENER TAHUN PELAJARAN 2013/2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-02) Nuri Nurhayati 092143513Nuri Nurhayati. 092143513. Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Model STAD Berbantu Permainan Kartu Bilangan Pecahan Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas IV SD Se-Gugus Dirgantara Kecamatan Bener Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah model pembelajaran STAD berbantu PKBP menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (2) apakah siswa bermotivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar sedang dan rendah, dan apakah siswa bermotivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar rendah; (3) pada model pembelajaran STAD berbantu PKBP, apakah siswa bermotivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar sedang dan rendah, dan apakah siswa bermotivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar yang sama dengan siswa bermotivasi belajar rendah; (4) pada model pembelajaran konvensional, apakah siswa bermotivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar sedang dan rendah, dan apakah siswa bermotivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar rendah; (5) pada masing-masing kategori motivasi belajar, apakah model pembelajaran STAD berbantu PKBP menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD se-Gugus Dirgantara Kecamatan Bener yang berjumlah 160 siswa. Sampel penelitian berjumlah 51 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan dokumentasi, tes, dan angket dengan skala Likert. Instrumen penelitian telah diuji cobakan dan sudah memenuhi validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran STAD berbantu PKBP menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (2) motivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar sedang dan rendah, dan motivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar rendah; (3) pada model pembelajaran STAD berbantu PKBP, motivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar sedang dan rendah, dan motivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar rendah; (4) pada model pembelajaran konvensional, motivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar sedang dan rendah, dan motivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar rendah; (5) pada masing-masing kategori motivasi belajar, model pembelajaran STAD berbantu PKBP menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Kata kunci: STAD, PKBP, motivasi belajar, dan prestasi belajar
- ItemEKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TURNAMENT (TGT) DAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEAKTIFAN SISWA KELAS X SMA N 1 SAPURAN TAHUN AJARAN 2013/2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-14) MARGONO WARIS 102143787Margono Waris. Eksperimentasi Model Pembelajaran Team Game Turnament (TGT) dan Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Prestasi Belajar Matematika ditinjau dari Keaktifan Siswa Kelas X SMA N 1 Sapuran Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah: (1) prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran TGT lebih baik daripada model pembelajaran NHT; (2) prestasi belajar matematika siswa dengan keaktifan tinggi lebih baik daripada siswa dengan keaktifan sedang maupun rendah; (3) interaksi antara model pembelajaran dengan keaktifan siswa. Populasi penelitian yaitu semua siswa kelas X SMA Negeri 1 Sapuran Tahun Pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, observasi, dan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi keaktifan belajar dan soal tes. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian dengan 𝛼=5% diperoleh nilai 𝐹𝑜𝑏𝑠 pada masing-masing variabel yaitu (1) 𝐹𝑎 = 4,162 dengan 𝐷𝐾={𝐹|𝐹>4,091} maka 𝐹𝑎∈R DK sehingga 𝐻0𝐴 ditolak, artinya prestasi belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran TGT lebih baik daripada penerapan model pembelajaran NHT,(2) 𝐹𝑏=28,34, dengan 𝐷𝐾={𝐹|𝐹>3,238} maka 𝐹𝑏∈R DK sehingga 𝐻0𝐵 ditolak, artinya siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang maupun rendah dalam prestasi belajar matematika (3) 𝐹𝑎𝑏 = 0,056, dengan 𝐷𝐾={𝐹|𝐹>3,238} maka 𝐹𝑎𝑏∉R DK sehingga 𝐻0𝐴𝐵 diterima, artinya tidak ada interaksi antara penerapan model pembelajaran TGT dan NHT dengan perbedaan keaktifan siswa terhadap prestasi belajar matematika. Kata-kata kunci: model pembelajaran, Team Game Turnament (TGT), Numbered Heads Together (NHT), keaktifan.
- ItemSTUDI KOMPARASI MODEL QUANTUM TEACHING DENGAN MODEL KONVENSIONAL PADA POKOK BAHASAN MENGHITUNG KELILING DAN LUAS BANGUN DATAR DILIHAT DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA KELAS III SD SE-GUGUS SAPTA PESONA KECAMATAN GEBANG TAHUN AJARAN 2013/2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-14) Sari Purwaningsih 092143697Sari Purwaningsih. 092143697. Studi Komparasi Model Quantum Teaching dengan Model Konvensional pada Pokok Bahasan Menghitung Keliling dan Luas Bangun Datar Dilihat Dari Kemampuan Awal Siswa Kelas III SD se-Gugus Sapta Pesona Kecamatan Gebang Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kemampuan awal siswa kelas III SD se-Gugus Sapta Pesona berkorelasi tinggi dengan hasil belajar matematika setelah mereka menggunakan model Quantum Teaching; (2) hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model Quantum Teaching lebih baik dibandingkan dengan model konvensional pada pokok bahasan menghitung keliling dan luas bangun datar siswa kelas III SD se-Gugus Sapta Pesona Kecamatan Gebang Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini dilakukan di kelas III A dan III B SD Negeri 01 Seren semester II tahun 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah SD se-Gugus Sapta Pesona yang berjumlah 7 SD. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive. Sebagai sampel diambil 51 siswa yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Proses pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode tes, sedangkan instumen pengumpulan data menggunakan pretest dan post test yang masing-masing telah memenuhi taraf kesukaran, daya pembeda, validitas, dan reliabilitas. Pengujian prasyarat analisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas variansi populasi, uji korelasi, dan uji homogenitas regresi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji anakova dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan hasil yaitu: (1) Hasil uji korelasi didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,70 > 0,6 sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan awal siswa memiliki korelasi tinggi terhadap hasil belajar siswa; (2) Hasil uji anakova menunjukkan Fobs = 10,45 sedangkan Ftabel = 4,08 sehingga Fobs ∈ DK maka H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas III SD se-Gugus Sapta Pesona pada pokok bahasan menghitung keliling dan luas bangun datar yang menggunakan model Quantum Teaching lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar matematika yang menggunakan model konvensional. Kata Kunci : Quantum Te
- ItemEKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NUMBEREDHEADS TOGETHER (NHT) DAN TAKE AND GIVE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASIBELAJAR SISWA KELAS VII SMP N 1 SAPURAN TAHUNAJARAN2013/2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-14) ROPINGUN MUHLISON 102143794Ropingun Muhlison. Eksperimentasi Model Pembelajaran Numbered Heads Togethers (NHT) dan Take and Give terhadap Prestasi Belajar Matematika ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMP N 1 Sapuran Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah: (1) prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran NHT lebih baik daripada model pembelajaran Take and Give; (2) prestasi belajar matematika siswa dengan motivasi tinggi lebih baik daripada siswa dengan motivasi sedang maupun rendah; (3) interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi siswa. Populasi penelitian yaitu semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sapuran Tahun Pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket motivasi belajar dan soal tes. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai tindak lanjut dari analisis variansi dilakukan uji scheffe. Hasil penelitian dengan 𝛼=5% diperoleh nilai 𝐹𝑜𝑏𝑠0T pada masing-masing variabel yaitu (1) 𝐹𝐴 = 5,1 dengan 𝐷𝐾={𝐹|𝐹>4,02} maka 𝐹𝐴∈R DK sehingga 𝐻0𝐴 ditolak, artinya prestasi belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran NHT lebih baik daripada penerapan model pembelajaran Take and Give,(2) 𝐹𝐵=79,67, dengan 𝐷𝐾={𝐹|𝐹>3,17} maka 𝐹𝐵∈R DK sehingga 𝐻0𝐵 ditolak, artinya siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki motivasi belajar sedang maupun rendah dalam prestasi belajar matematika (3) 𝐹𝐴𝐵 = 3,34, dengan 𝐷𝐾={𝐹|𝐹>3,17} maka 𝐹𝐴𝐵∈R DK sehingga 𝐻0𝐴𝐵 ditolak, artinya terdapat interaksi antara penerapan model pembelajaran NHT dan Take and Give dengan perbedaan motivasi siswa terhadap prestasi belajar matematika. Kata-kata kunci: Model pembelajaran, Numbered Heads Togethers (NHT), Take and Give, motivasi. vii viii
- ItemPENINGKATAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED-HEAD TOGETHER (NHT) BERBATUAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELAS VII-B SMP PGRI BRUNO KABUPATEN PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-21) Handoko Dwi Hartarto 102143977HandokoDwiHartarto. “Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Matematika melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered-Head Together(NHT)berbantuan Alat Peraga pada Siswa Kelas VII-B SMP PGRI Bruno Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014”.Skripsi.PendidikanMatematika.FKIP,UniversitasMuhammadiyahPurwor ejo. 2015 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered-Head Together (NHT)dengan bantuan alat peraga dapat meningkatkankeaktifan dan prestasibelajar matematika kelas VII-B SMP PGRI Bruno Kabupaten Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-B SMP PGRI Bruno yangberjumlah 26 siswa. Data penelitian yang diperoleh dari hasil observasi, dan hasil tes serta dokumentasi.Datahasilpenelitiandianalisissecaradeskriptifkuantitatifuntukhasiltes, sedangkanhasilobservasidianalisissecaradeskriptifkualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa dengan kriteria minimal baikmengalami peningkatan yaitu pra-siklus presentasenya sebesar 36,34%pada siklus I mencapai 73,08%danpada siklus IImencapai 76,67%. Sedangkan untuk prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan. Untuk prasiklus nilai rata-rata 62,78 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 30,76%, pada siklus Inilai rata-rata 68,8dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 57,7%meningkat pada siklus II menjadi 77,3dengan presentase ketuntasan belajar sebesar76,9%. Dengan demikian dapatdisimpulkanbahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan bantuan alat peraga dapat meningkatkankeaktifan dan prestasi belajar matematika kelas VII-B SMP PGRI Bruno Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci:NHT,keaktifan,Prestasi Belajar
- ItemPENINGKATAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 17 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/1014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-21) Sapto Hardianto 102143836Sapto Hardianto. 102143836. “Peningkatan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Snowball Throwing Pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 17 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/1014”. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan prestasi belajar matematika dan keaktifan siswa kelas VIII B SMP Negeri 17 Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 17 Purworejo semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Data diambil dengan menggunakan tes dan lembar pengamatan. Untuk memperoleh data tentang prestasi belajar matematika tersebut diambil dari tes pada pertemuan terakhir tiap siklus, setiap siklus ada 3 pertemuan. Selain itu juga diambil data tentang keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran kooperatif dengan lembar pengamatan. Indikator keberhasilan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah apabila diperoleh 75% dari siswa mempunyai kriteria keaktifan minimal baik yang diambil dengan menggunakan lembar pengamatan, apabila diperoleh ketuntasan belajar 75% siswa mencapai nilai prestasi belajar KKM 68. Hasil dari penelitian ini setelah dilakukan proses pembelajaran melalui model Snowball Throwing persentase keaktifan belajar siswa pada pra siklus mencapai 40,62%, siklus I mencapai 65,62% dan pada siklus II menjadi 75%. Ketuntasan belajar pada pra siklus ada 12 siswa yang tuntas atau 37,50%, pada siklus I ada 19 siswa yang tuntas atau 59,37% dengan rata-rata nilai kelasnya 65,15, sedangkan pada siklus II yang tuntas ada 25 siswa atau 78,12% dengan rata-rata nilai kelasnya 70,53. Kesimpulan, bahwa penerapan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan prestasi belajar matematika dan keaktifan siswa kelas VIII B SMP Negeri 17 Purworejo. Kata Kunci: Snowball Throwing, Keaktifan Siswa, Prestasi belajar
- ItemPENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA MATERI FUNGSI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-22) Sabdani 082143182Sabdani. 082143182. Penerapan Model Pembelajaran Make a Match Pada Materi Fungsi Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 14 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran ekspositori pada materi fungsi siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Purworejo tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian pre experimental design/quasi eksperiment (eksperimen semu). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Purworejo tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah populasi sebanyak 192 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 64 siswa yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika. Instrumen tes diujicobakan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk pengambilan data prestasi belajar pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Validitas instrumen tes dilakukan dengan validitas kriterium, dalam arti memiliki kesejajaran antara hasil tes tersebut dengan kriterium. Reliabilitas tes diuji dengan rumus KR-20. Metode pegumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi yang berupa data nilai matematika pada ujian tengah semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015 dan metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa pada materi fungsi. Uji prasyarat analisis menggunakan statistik uji Lilliefors untuk uji normalitas dan statistik uji Bartlett untuk uji homogenitas. Dengan = 0,05 diperoleh sampel berasal dari populasi berdistribusi normal dan variansinya homogen. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji rata-rata satu pihak yaitu pihak kanan dengan rumus t. Dengan = 0,05 menunjukkan thitung = 2,5854 > 1,6703 = ttabel berarti prestasi belajar siswa pada materi fungsi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match lebih baik dari hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori. Kata Kunci: Prestasi Belajar, Make a Match, Ekspositori.
- ItemEKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SEMPOR TAHUN PELAJARAN 2013/2014(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-23) Annas Hanafi 102143849Annas Hanafi. 102143849. Eksperimentasi Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa pada Kelas VII SMP Negeri 1 Sempor Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah hasil belajar siswa yang dikenakan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih baik daripada hasil belajar yang dikenakan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give; (2) apakah siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi menghasilkan hasil belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai motivasi belajar sedang dan rendah; (3) apakah ada interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa tehadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dengan teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes dan angket motivasi belajar siswa yang telah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Teknik pengujian hipotesis menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama dengan taraf signifikansi 5% yang sebelumnya telah memenuhi syarat sampel diambil secara acak, independen, normalitas, dan homogenitas. Hasil pengujian dengan anava dua jalan dengan sel tak sama dilanjutkan uji lanjut pasca anava dengan uji Scheffe menunjukan bahwa: (1) , artinya hasil belajar matematika siswa yang dikenakan model pembelajaran TPS lebih baik dari siswa yang dikenakan model pembelajaran Take and Give; (2) , artinya siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi menghasilkan hasil belajar yang lebih baik dari pada siswa yang mempunyai motivasi belajar sedang dan rendah; (3) , artinya tidak ada interaksi antara model pembelajaran yang digunakan dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. Kata Kunci: TPS, Take and Give, motivasi, hasil belajar, matematika
- ItemEKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAVI DAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN OPERASI HIMPUNAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP N 11 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2014/2015(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-24) Gagih Ewibowo 102143940Gagih Ewibowo. “Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Savi dan Kontekstual pada Pokok Bahasan Operasi Himpunan terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP N 11 Purworejo Tahun Ajaran 2014/2015”. Skripsi. Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika pada materi operasi himpunan dengan pendekatan SAVI akan lebih baik jika dibandingkan dengan pendekatan kontekstual. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 11 Purworejo tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 210 anak yang terdiri dari tujuh kelas A, B, C, D, E, F, dan G. Sampel dalam penelitian ini berjumlah dua kelas yaitu kelas VII C sebagai eksperimen I dengan pendekatan SAVI dan kelas VII D sebagai eksperimen II dengan pendekatan Kontekstual. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Pendekatan pembelajaran sebagai variabel bebas dan hasil belajar sebagai variabel terikatnya. Instrumen pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes yang sudah diujicobakan dan sudah memenuhi validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat analisis menggunakan statistik uji Lillifors untuk uji normalitas dan statistik uji Bartlett untuk uji homogenitas. Metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t-student (uji-t). Hasil penelitian dengan α = 0,05 diperoleh sampel berasal dari populasi berdistribusi normal dan variansinya homogen. Dengan rata-rata nilai hasil belajar matematika pada kelas eksperimen I sebesar 76,80 dan pada kelas eksperimen II sebesar 71,73. Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa tobs = 1,718, dengan t0.05;58 sebesar 1,645 dan DK = {t|t > 1,645}sehingga tobs > t tabel. Terlihat bahwa tobs termasuk dalam daerah kritik sehingga menyebabkan H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan pendekatan SAVI lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada pokok bahasan operasi himpunan kelas VII SMP N 11 Purworejo tahun ajaran 2014/2015. Kata kunci: SAVI, Kontekstual, hasil belajar
- ItemEKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) DAN SNOWBALL THROWING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATERI SEGITIGA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-25) NOVIA PUSPITANINGRUM 102143987Novia Puspitaningrum. Eksperimentasi Model Pembelajaran (NHT) Numbered Head Together dan Snowball Throwing Terhadap Prestasi Belajar Materi Segitiga Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/ 2014. Skripsi Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Puworejo. 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran NHT lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Snowball Trowing pada materi segitiga siswa kelas VII SMP Negeri 9 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 9 Purworejo tahun pelajaran 2013/ 2014 yang terdiri atas 6 kelas. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh dua kelas sebagai sampel, yakni kelas VII D sebagai kelas eksperimen 1 dan VII E sebagai kelas eksperimen 2. Pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi dan tes. Instrumen penelitian berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan ganda yang telah diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi product moment, dan reliabilitasnya adalah 0,71 termasuk reliabilitas cukup. Analisis data awal menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan keseimbangan. Sedangkan analisis data akhir menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis yaitu uji t pihak kanan. Dari penelitian diperoleh tobs =1,687. dengan α = 5% maka =1,670 tabel t . Karena obs tabel t > t , maka 0 H ditolak, berarti prestasi belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran NHT lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing pada materi segitiga siswa kelas VII SMP Negeri 9 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014. Kata kunci : NHT, Snowball Throwing, prestasi belajar, segitiga
- ItemMENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI KEDUNGWARU KECAMATAN KARANGSAMBUNG KABUPATEN KEBUMEN MELALUI METODE KONTEKSTUAL TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-25) Suci Nurwati 122140229Suci Nurwati. “Meningkatkan Kreativitas Dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kedungwaru Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen Melalui Metode Pembelajaran KontekstualTahun Pelajaran 2013/ 2014”. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penetilian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan prsetasi belajar matematika siswa kelas IV SDN Kedungwaru Kebumen tahun pelajaran 2013/2014 pada materi Bangun Ruang dengan menggunakan metode kontekstual. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 22 siswa kelas IV SD Negeri Kedungwaru, Karangsambung, Kebumen. Objek dalam penelitian ini adalah keseluruhan proses dan hasil belajar matematika khususnya materi bangun datar kubus dan balok. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dan tes. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi, angket kreativitas siswa dan soal pilihan ganda hasil belajar setiap siklus. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kulitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan kreativitas belajar siswa di kelas IV Negeri Kedungwaru, Karangsambung, Kebumen. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa belajar pada siklus I yaitu 61,4 dengan presentase ketuntasan 45,5% dan meningkat pada siklus II dengan perolehan rata-rata nilai hasil belajar sebesar 85 dengan presentase ketuntasan 95,5%. Sejalan dengan hasil belajar siswa, kreativitas siswa juga mengalami peningkatan rata-rata kreativitas belajar dengan menggunakan metode kontekstual pada siklus I sebesar 57,7% dan meningkat pada siklus II dengan perolehan rata-rata kreativitas belajar mencapai 71,1%. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan peningkatan rata-rata hasil observasi pada siklus I sebesar 68,18% dan meningkat pada siklus II dengan perolehan rata-rata observasi belajar mencapai 81,52% Kata kunci: prestasi belajar, kreativitas, metode kontekstual
- ItemPENINGKATAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA RI,ALISTIK PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SIDOREJO TAHUN PELAJARAN 2OI3 I 2OI 4(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-25) 'Icguh l'ebriyanto 092113119Teguh Febrivanto (092f43719). Penilgkatan Keaktilan dan Prestasi Belaj.tr Matenatika Menggnakan Pendelcatan Pendidikan Matemdtika Redlistik Padd Siswa Kelas l/ SD Negeri Sidorejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikarl Matematika. FKIP. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Tujuan penelitian ini adalah: Mengetaiui apakah penggutaan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar natematika siswa kelas V SD Neged Sidorejo Tahun pelajaran 20i 3/201,1. Pendekatan pendidikan matcmatika realistik ini diterapkan pada matei bangun datar dan bangun rrang. Jenis penelitian yal1g digurukan dalam penelitian adalah Penciitiar Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan daLun 2 siklus yang masingnasing siklus terdiri dari perencanaatr! tildakan, pengamatan. dan relleksi. PcDelitial id dilakukan di SD Negeri Sidorejo siswa kelas V semester II tahun ajaran 2013/2014 yarg berjunlah 2,1 siswa. Teknik pcngumpulan data me[ggunakan 2 metodc, yaitu metode obseNasi ya[g berpedoman pqda lembar observasi dan Detode tes evaluasi yang dilakukan pada aldrir setiap siklus. Soal yang digunakan berupa soal essay yang be{umlah 8 buah soal. Validasi inshunen diuji menggunakan validasi isi- Data awal diambil dari nilai ulangan pada pokok bahasar sebelulnnya. Setelah data teltumpul, data dianalisis dengan melggunakan rumus remta dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan dan prestasr belajar siswa. Keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika mengalami peningkatan setelah dilaksanakan pembelajaran melggunakan perdekatan pendidikan matematika realistik yaitu 45% pada pra siklus menjadi 62,5yo pada siklus I dan 79% pada siklus ll dari banyaknya siswa dengan kriter-ia rninimal baik. Sedangkan prestasi belajar matematika siswa setelah dilaksanakan pencrapan pembelajaran menggunakan pendckatan pendidikan matematika realistik mengalami peningkatan jumlah siswa yang mcncapai kiteria ketuntasan minimum 65 yaitu 42olo pada pra siklus menjadi 79,17% pada siklus I dan 91,67% pada siklus II. Kata Kunci : Keat(tifan, prestasi belaiar, Pendidikan Matcmatika Realistik
- ItemUPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN ALAT PERAGA MANIPULATIF PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 PURWOREJO TAHUNPELAJARAN 2013/2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-25) Rafika Silviana Putri 102143793Rafika Silviana Putri. 102143793. Upaya Peningkatan Minat Belajar Matematika dengan Model Pembelajaran Course Review Horay Berbantuan Alat Peraga Manipulatif Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar matematika siswa kelas VII G SMP Negeri 4 Purworejo setelah mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Course Review Horay berbantuan alat peraga manipulatif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII G semester II SMP Negeri 4 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014 sejumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, angket, dan tes. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, angket, dan soal tes yang berupa pilihan ganda. Teknis analisis data yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif dengan persentase. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan minat belajar matematika dan prestasi belajar matematika menggunakan model pembelajaran Course Review Horay berbantuan alat peraga manipulatif pada siswa kelas VII G SMP Negeri Negeri 4 Purworejo. Hal ini ditunjukkan dari persentase hasil observasi minat belajar matematika siswa kelas VII G sebesar 62,34% pada siklus I, meningkat menjadi 75,94% pada siklus II. Berdasarkan hasil angket juga terjadi peningkatan dari 70,08% pada siklus I menjadi 75,20% pada siklus II. Pada pra siklus diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal siswa kelas VII G sebesar 18,75% dengan rerata nilai 57,8, meningkat menjadi 56,25% dengan rerata nilai 62,28 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 75% dengan rerata 73,44 pada siklus II. Kata kunci : Minat belajar, Course Review Horay, Alat peraga manipulatif.
- ItemPEMBERIAN TEKNIK SCAFFOLDING UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-28) Nisaa Fauziah 102143913Nisaa Fauziah.102143913.“Pemberian Teknik Scaffolding untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa”. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik scaffolding yang dapat mengatasi kesulitan belajar siswa berdasarkan dari kesalahan yang dilakukan dalam mengerjakan soal pada materi operasi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Setting dalam penelitian ini dilakukan di kelas VIII SMPIT Logaritma Karanganyar Kebumen berbasis pembelajaran di kelas dan di asrama. Dalam penelitian ini subjek yang diambil adalah delapan siswa berdasarkan kesalahan yang sering muncul pada jawaban Ujian Tengah Semester (UTS). Dalam penelitian ini didapatkan bahwa siswa banyak melakukan kesalahan yang berhubungan dengan penggunaan sifat distributif, mengeliminasi bilangan atau variabel yang sama, pemfaktoran bentuk aljabar, dan perhitungan yang kurang tepat. Sehingga untuk mengatasi kesalahan siswa tersebut diberikan teknik scaffolding. Teknik scaffolding yang digunakan untuk mengatasi kesalahan dalam menggunakan sifat distributif berupa explaining dan reviewing, yaitu dengan memberikan contoh kepada siswa dan kemudian siswa meninjau kembali jawabannya. Untuk mengatasi kesalahan siswa dalam mengeliminasi bilangan atau variabel yang sama digunakan teknik scaffolding berupa restructuring dan structural task (scaffolding environmental provisions), yaitu dengan meluruskan pemahaman konsep siswa dan memberi umpan balik melalui tugas terstruktur. Untuk mengatasi kesalahan siswa dalam pemfaktoran bentuk aljabar digunakan scaffolding berupa explaining, reviewing, dan restructuring, yaitu dengan memberikan contoh kemudian siswa meninjau kembali jawabannya kemudian diluruskan pemahaman konsepnya. Kemudian untuk mengatasi kesalahan siswa dalam perhitungan yang kurang tepat digunakan teknik scaffolding berupa reviewing, yaitu siswa meninjau kembali jawabannya. Kata kunci: kesulitan belajar, Aljabar, scaffolding.
- Item“ Eksperimentasi Model Pembelajaran CRH dan MMP terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen Tahun Pelajaran 2014/2015(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-02) Ardian Fahrizal Fahmi. 102144006Ardian Fahrizal Fahmi. 102144006. “ Eksperimentasi Model Pembelajaran CRH dan MMP terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen Tahun Pelajaran 2014/2015”. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika yang pembelajaranya menggunakan model CRH lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model MMP berkaitan dengan materi persamaan garis lurus pada siswa kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 4 kelas. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII C yang pembelajarannya menggunakan model CRH dan kelas VIII D yang pembelajarannya menggunakan model MMP. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode tes. Sebelum dilakukan pembelajaran, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dengan uji Lilliefors, uji homogenitas dengan uji Bartlett dan uji keseimbangan dengan uji t. Setelah pembelajaran dilakukan uji hipotesis dengan statistik uji t pihak kanan dengan α = 0,05 yang sebelumnya diberlakukan uji normalitas dengan uji Lilliefors dan uji homogenitas dengan uji Barlett. Hasil dari analisis uji hipotesis dengan α = 0,05 menghasilkan tobs = 1,718, ttabel = t(0,05;50) = 1,676 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima karena tobs > ttabel. Kesimpulannya yaitu prestasi belajar yang pembelajarannya menggunakan model CRH lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan model MMP berkaitan dengan materi persamaan garis lurus pada siswa kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen tahun pelajaran 2014/2015. Kata-kata kunci : CRH, MMP, prestasi belajar matematika
- ItemPenerapan Model STAD Dikombinasikan dengan Model ICM untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII B SMP N 1 Puring Tahun Pelajaran 2013/2014(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-02) Agus Sujarwo. 102144045Agus Sujarwo. 102144045. Penerapan Model STAD Dikombinasikan dengan Model ICM untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII B SMP N 1 Puring Tahun Pelajaran 2013/2014. Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas VIII B SMP N 1 Puring dengan model pembelajaran model STAD dikombinasikan dengan model ICM pada SMP Negeri 1 Puring tahun pelajaran 2013/2014. Model pembelajaran yang dipakai adalah model STAD dan model ICM. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus.Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi untuk mengukur motivasi belajar siswa, dan tes essay untuk mengukur prestasi siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi motivasi terhadap pembelajaran matematika dengan penerapan model STAD yang dikombinasikan dengan model ICM , dan soal tes evaluasi yang berbentuk soal uraian dalam materi kubus dan balok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas VIII B SMP N 1 Puring mengalami peningkatan setelah mengikuti pembelajaran dengan penerapan model STAD dikombinasikan dengan model ICM. Hal ini ditunjukkan dengan motivasi siswa yang sudah memenuhi indikator-indikator motivasi dan peningkatan tersebut juga ditunjukkan dengan rerata persentase motivasi belajar siswa yang mengalami peningkatan dari 57,03% pada pra siklus, menjadi 62,69% pada siklus I, dan 72,26% pada siklus II. Sedangkan untuk prestasi belajar siswa, rerata nilai mengalami peningkatan dari 66,78 pada pra siklus menjadi 70,62 pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 77,94. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model STAD dikombinasikan dengan model ICM dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII B SMP N 1 Puring tahun pelajaran 2013/ 2014. Kata Kunci : STAD, ICM, dan motivasi.
- ItemEksperimentasi Model Pembelajaran Pair Check dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Siswa Kelas VIII MT’s Ma’arif NU Kemiri Tahun Pelajaran 2014/2015.(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-05) Amat Sugiyantoko 092143542Amat Sugiyantoko. 092143542. Eksperimentasi Model Pembelajaran Pair Check dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Siswa Kelas VIII MT’s Ma’arif NU Kemiri Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Pair Check lebih baik daripada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada materi sistem persamaan linear dua variabel pada siswa kelas VIII MTs Ma’arif NU Kemiri tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Ma’arif NU Kemiri tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 4 kelas VIII A, B, C, dan D. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 2 kelas yang terdiri kelas VIII C sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen 2. Pengambilan data menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda. Sebelum diujikan, tes uji coba sudah diujicobakan dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Pengujian hipotesis menggunakan uji rataan t pihak kanan. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dengan metode Liliefors dan uji homogenitas menggunakan metode Barlett pada taraf signifikansi 0,05. Data setelah perlakuan, diperoleh rataan nilai kelas eksperimen 1 adalah 76,528 dan nilai rataan kelas eksperimen 2 adalah 71,528. Uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh =1,772 sedangkan =1,645 sehingga > . Oleh karena itu sehingga ditolak. Hal ini mengakibatkan diterima. Jadi, hasil belajar matematika menggunakan model pembelajaran Pair Check lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar smatematika menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) materi sistem persamaan linear dua variabel pada siswa kelas VIII MTs Ma’arif NU Kemiri tahun pelajaran 2014/2015. Kata kunci : Pair Check, Think Pair Share, hasil belajar.
- ItemEKSPERIMENTASI METODE PEMBELAJARAN QSH DAN MODEL PEMBELAJARAN TGT TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI PERBANDINGAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 26 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-05) Kanthy Pulungsari 092143637Kanthy Pulungsari. 092143637. Eksperimentasi Metode Pembelajaran QSH Dan Model Pembelajaran TGT Terhadap Hasil Belajar Pada Materi Perbandingan Kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode pembelajaran Question Student Have (QSH) memberikan hasil belajar lebih baik daripada model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada materi perbandingan. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014, sedangkan sampelnya adalah satu kelas sebagai kelas eksperimen I dan satu kelas sebagai kelas eksperimen II. Teknik sampling penelitian ini adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang terdiri dari 17 soal. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan uji normalitas Lilliefors, uji homogenitas dengan metode Bartlett, uji hipotesis dengan uji t pihak kanan. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis dengan uji t berdasarkan perhitungan hasil penelitian diperoleh 2,148 dan ,; 1,645 dengan DK = {t | t 1,645 Kriteria pengujian diterima jika dan tidak berada didaerah kritik. Karena pada penelitian ini dan berada didaerah kritik maka diterima dan ditolak. Sehingga dapat diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar matematika menggunakan model pembelajaran QSH lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran TGT Kata kunci: QSH, TGT, Hasil Belajar
- ItemPENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DISERTAI DENGAN PEMBERIAN REWARD UNTUK PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IX C MTs MIFTAHUL HUDA MANGUNRANAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-05) Mabarrun 102144023Mabarrun. 102144023. Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing Disertai Dengan Pemberian Reward Untuk Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IX C MTs Miftahul Huda Mangunranan Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi. Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa melalui model pembelajaran Snowball Throwing disertai dengan pemberian reward pada siswa kelas IX C MTs Miftahul Huda Mangunranan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masingmasing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan dengan pertemuan terakhir tes. Penelitian ini dilakukan di MTs Miftahul Huda Mangunranan tahun pelajaran 2014/2015 di kelas IX C dengan jumlah siswa 29 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 metode yaitu metode observasi dan metode tes. Setelah data terkumpul, data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase dan rumus ratarata kemudian hasilnya dideskripsikan. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa rata-rata persentase keaktifan siswa pada siklus I sebesar 69% dan meningkat pada siklus II menjadi 84,5%. Persentase keaktifan siswa pada siklus II sudah mencapai indikator yang ditentukan yaitu minimal 70%. Sedangkan prestasi belajar siswa sudah meningkat dibanding sebelum tindakan, yaitu pada siklus I ketuntasan belajar mencapai 59% dengan rata-rata 64,8 kemudian pada siklus II sudah mencapai 79% dengan ratarata 73,9, sehingga target ketuntasan belajar yang ditentukan minimal 70% siswa mencapai KKM sudah tercapai. Jadi dengan model pembelajaran Snowball Throwing disertai dengan pemberian reward dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa di kelas IX C MTs Miftahul Huda Mangunranan tahun pelajaran 2014/2015. Kata kunci: Snowball Throwing, reward, Keaktifan, Dan Prestasi Belajar