Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Pendidikan Guru Sekolah Dasar by Author "Ananda Cahya Trisna Putri"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemUpaya Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPAS dengan Metode GI Pada Siswa Kelas IV MI Imam Puro Brenggong. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Muhammadiyah Purwo(Prodi Pend. Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2025-07-28) Ananda Cahya Trisna PutriAnanda Cahya Trisna Putri. Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPAS dengan Metode GI Pada Siswa Kelas IV MI Imam Puro Brenggong. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Muhammadiyah Purworejo.2025 Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui penerapan metode GI dalam mata pelajaran IPAS. 2) Mengetahui peningkatan keaktifan siswa dalam mata pelajaran IPAS. 3) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS. penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan penerapan metode Group Investigation. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa, terdiri dari 10 siswa lakilaki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan metode GI dilalukan melalui enam tahapan, yaitu: grouping, planning, investigation, organizing, presenting, dan evaluation. 2) Peningkatan keaktifan siswa terlihat dari hasil observasi, yakni 36% pada pra-siklus, meningkat menjadi 58% pada siklus I pertemuan I dan 65% siklus I pertemuan II, dan mencapai 78% pada siklus II pertemuan I dan mencapai 93% siklus II pertemuan II. Kategori keaktifan siswa berkembang dari “kurang aktif” menjadi “cukup aktif”, hingga “sangat aktif”. 3) Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan ratarata nilai 69 pada pra-siklus, 74 pada siklus I, dan 88 pada siklus II. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus II mencapai 95%, melebihi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP). Dengan demikian, penerapan metode Group Investigation terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Kata Kunci: Group Investigation, Keaktifan, Hasil Belajar, IPAS.