Psikologi
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Psikologi by Title
Now showing 1 - 20 of 122
Results Per Page
Sort Options
- ItemCompassionate Care Pada Mahasiswa Relawan Disabilitas.(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-06-11) Arif Budi Setyawan 223080071Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik compassionate care berdasarkan pengalaman hidup mahasiswa relawan dalam pelayanan terhadap individu penyandang disabilitas. Compassionate care didefinisikan sebagai pendekatan holistik yang mencakup kepekaan empatik, kehadiran relasional, dan tindakan responsif untuk meringankan penderitaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study), menjadikan Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai kasus tunggal (single case study), dengan melibatkan lima mahasiswa relawan aktif beserta lima significant other sebagai sumber data. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam sebanyak tiga sesi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik coding verbatim dan triangulasi sumber. Hasil penelitian mengungkap bahwa para relawan menjalankan compassionate care sebagai kenyamanan yang secara aktif dibentuk bukan sekadar dicari, melalui kehadiran penuh, komunikasi empatik, dan tindakan adaptif yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa difabel. Temuan juga menunjukkan pola bilateral: relawan tidak hanya memberikan kepedulian, tetapi sekaligus mengalami pertumbuhan pribadi berupa peningkatan empati, rasa syukur, dan penerimaan diri. Dimensi altruisme berbasis keyakinan religius dan semangat kolektivitas turut mewarnai cara relawan menginternalisasi dan mempertahankan praktik compassionate care di tengah keterbatasan dukungan institusional. Penelitian ini memperkaya literatur compassionate care dengan menambahkan konteks lokal Indonesia yang kolektif dan religius, sekaligus memberikan gambaran kasus yang komprehensif dan rekomendasi praktis bagi pengembangan program pelatihan relawan yang lebih humanistik dan berkelanjutan.
- ItemDinamika Psikologis Penerimaan Diri Pada Orang Dengan HIV/AIDS(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2025-02-27) Bagas Rizkyta PutraHuman Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Sedangkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan sekumpulan gejala yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh Human Immunodeficiency Virus . Isu HIV/AIDS tentunya masih menimbulkan permasalahan bagi penderitanya dimana mereka tidak mengalami permasalahan fisik melainkan mengalami permasalahan psikologis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerimaan diri pada orang yang hidup dengan HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 2 informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode interactive model. Proses verifikasi data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan member checking. Hasil analisis menunjukan kedua informan memiliki penerimaan diri yang baik dimana hal tersebut dapat dilihat dari aspek-aspek penerimaan diri yang muncul dari kedua informan yaitu sikap ketidakterikatan, sikap tidak menghindar, sikap tidak menghakimi, toleransi, dan sikap kesediaan. Selain itu pada penelitian ini juga menemukan temuan tema baru yang dapat mempengaruhi penerimaan diri orang yang hidup dengan HIV/AIDS.
- ItemENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP RASA KESEPIAN PADA MAHASISWA RANTAU TAHUN PERTAMA (Studi Pada Mahasiswa Rantau di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jendral Soedirman)(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2024-01-25) Amanda Annisa RPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan penyesuaian diri terhadap rasa kesepian pada mahasiswa rantau tahun pertama di Fakultas Sosial dan Politik Universitas Jendral Soedirman. Populasi pada penelitian ini merupakan mahasiswa yang berasal dari luar Pulau Jawa pada tahun akademik 2023 yang berjumlah 287 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 82 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert, dan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji regrei linier berganda menunjukan dukungan sosial tidak berpengaruh secara signifikan (p=0,669) pada rasa kesepian, sedangkan penyesuaian diri berpengaruh signifikan (p=0,001) pada rasa kesepian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua subjek penelitian memiliki dukungan sosial, penyesuaian diri, dan rasa kesepian yang sedang. Pengaruh yang diberikan sebesar 17,5% sedangkan sisanya 82,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap kesepian sedangkan penyesuaian diri berpengaruh terhadap kesepian
- Itemengaruh Konformitas Teman Sebaya dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Minat Belajar Siswa SMK Cipta Karya Prembun(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2025-04-25) Tri Mei SariPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konformitas teman sebaya dan intensitas penggunaan media sosial terhadap minat belajar siswa di SMK Cipta Karya Prembun. Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan rendahnya minat belajar siswa, yang ditunjukkan dengan beberapa gejala seperti kurangnya fokus saat pembelajaran, rendahnya keaktifan siswa saat pembelajaran, kurangnya inisiatif siswa untuk bertanya dan mendalami mata pelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Kuantitatif yang melibatkan 100 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara konformitas teman sebaya dan intensitas media sosial terhadap minat belajar siswa dengan hasil perhitungan regresi linear berganda (0.000). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengaruh konformitas teman sebaya dan intensitas media sosial terhadap minat belajar siswa, khususnya siswa SMK Cipta Karya Prembun.
- Item“Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Anak Binaan Kasus Pelecehan Seksual di LPKA Kelas 1 Kutoarjo(Prodi. Psikologi, FIS, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2020-03-24) Nugroho Adi WicaksonoNugroho Adi Wicaksono. “Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Anak Binaan Kasus Pelecehan Seksual di LPKA Kelas 1 Kutoarjo”. Skripsi. Psikologi. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2020 Penelitian ini bertujuan untuk : Mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada anak kasus pelecehan seksual di LPKA kelas 1 Kutoarjo. Jumlah sampel pada penelitian ini 30 anak yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. metode pengumpulan data menggunakan kuesioner faktor faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah. analisis data dilakukan dengan uji korelasi pearson dan regresi dengan tingkat kepercayaan α<0,05. Berdasarkan hasil uji analisi diketahui nilai signifikansi pengaruh teman sebaya p=0,007<0,05 dengan nilai koefisien 0,483 dan regresi sebesar 23,4%, Hal ini berarti sebesar 23.4% perilaku seks pranikah dipengaruhi oleh faktor pengaruh teman sebaya. untuk faktor sumber informasi dan teknologi p=0,001<0,05 dengan nilai koefisien 0,570 dan regresi sebesar 32,5%, Hal ini berarti sebesar 32.5% perilaku seks pranikah dipengaruhi oleh faktor sumber informasi dan teknologi. Sedangkan faktor keluarga dan faktor pengetahuan nilai p>0.05 sehingga dapat dikatakan bahwa kedua faktor tersebut tidak berhubungan dengan perilaku seks pranikah. Dari keempat faktor tersebut, dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada anak binaan LPKA Kelas 1 Kutoarjo adalah faktor teman sebaya dan sumber informasi dan teknologi. Kata kunci: faktor, perilaku seksual, remaja
- ItemFear of Missing Out pada Pelari(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-06-10) Adimas Rama Yoga Harsatama 223080113Olahraga lari kini menjadi bagian dari gaya hidup dan identitas sosial, seiring berkembangnya komunitas lari, event, dan penggunaan media sosial. Kondisi ini memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada pelari yang dapat menimbulkan tekanan psikologis seperti kecemasan dan perasaan tertinggal. Penelitian ini penting dilakukan untuk memahami secara mendalam bagaimana FOMO dialami dan dimaknai oleh pelari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Informan berjumlah tiga orang yang dipilih melalui purposive sampling, dengan kriteria usia 20-25 tahun, pernah mengikuti event lari minimal 4-5 kali setahun, dan memiliki skor FOMO sedang-tinggi berdasarkan kuesioner. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur serta triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis data menggunakan analisis fenomenologi deskriptif (Moustakas, 1994). Hasil penelitian menunjukkan FOMO pada pelari muncul akibat paparan media sosial, ajakan teman, dan keinginan mengikuti tren, ditandai dengan rasa takut tertinggal event serta perbandingan pencapaian dengan pelari lain. Meski dapat menimbulkan kecemasan, FOMO juga mendorong informan untuk mulai berolahraga, membangun relasi sosial, dan membentuk kebiasaan lari yang lebih sehat. Dengan demikian, FOMO pada pelari memiliki makna ganda, yaitu sebagai tekanan sosial sekaligus dorongan perubahan positif.
- ItemGambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Rsud Tjitrowardojo Purworejo(Prodi. Psikologi, FIS, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2020-03-24) Nurul HidayatiGambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Rsud Tjitrowardojo Purworejo Nurul Hidayati Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialysis di RSUD Tjitowardojo Purworejo. Kualitas hidup adalah kondisi dimana pasien mengalami penyakit yang dideritanya dapat tetap merasa nyaman secara fisik, psikologis, sosial maupun spiritual serta secara optimal memanfaatkan hidupnya untuk kebahagian dirinya maupun orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara semi terstruktur dan observasi. Partisipan penelitian berjumlah tiga responden yang mengalami gagal ginjal kronik. Metode analisis data yang digunakan adalah langkah analisis dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden dengan gagal ginjal kronik memiliki kualitas hidup positif, terlihat dari responden mampu menerima kenyataan dengan kondisinya dan rasa bahagia karena mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari keluarganya. Ketiga responden rutin menjalani pengobatan dan selalu menjaga kesehatannya, selain itu pribadi responden lebih ke arah positif dalam menyikapi penyakit yang sudah dialami selama bertahun-tahun dan berjuang untuk bertahan hidup. Kata kunci: kualitas hidup, gagal ginjal kronik, hemodialisis
- ItemHubungan Antara Bela Diri Pencak Silat Dengan Psychological Capital Mahasiswa:(Prodi. Psikologi, Fak. PHIS, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-03-16) Awan Timur Bagaskara 223080050Awan Timur Bagaskara. “Hubungan Antara Bela Diri Pencak Silat Dengan Psychological Capital Mahasiswa: Studi Komparasi Partisipasi Kompetitif Dan Non Kompetitif”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bela diri dengan PsyCap dan perbedaan PsyCap pada mahasiswa yang mengikuti pencak silat kompetitif dan non kompetitif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa anggota UKM Pencak Silat di Universitas Negeri dan Swasta di Jawa Tengah dengan jumlah yang tidak diketahui secara pasti karena tidak terdapat data resminya, begitu pula dengan jumlah populasi mahasiswa yang iku serta. Jumlah responden yang memenuhi kriteria penelitian dan bersedia mengisi kuesioner adalah sebanyak 54 orang dengan rincian 27 pada masing-masing kelompok dengan menggunakan teknik accidental sampling. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan antara partisipasi pencak silat dengan PsyCap. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi p = 0,182 (p > 0,05), sehingga hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan tidak terdukung. Meskipun kelompok kompetitif memiliki mean rank yang lebih tinggi secara deskriptif, mayoritas responden pada kedua kelompok berada dalam kategori sedang, yang menunjukkan bahwa tingkat PsyCap keduanya relatif setara. Kata kunci: Kompetitif, Non Kompetitif, Pencak Silat, PsyCap, Psychological Capital
- ItemHubungan Antara Intensitas Membaca Manga Genre Boys Love Terhadap Sikap Positif Kepada Homoseksual(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2025-02-27) Ratna Indra SetyaningrumIsu mengenai penyimpangan saat ini tengah menjadi sorotan publik, salah satunya isu mengenai penyimpangan orientasi seksual. Terdapat salah satu kelompok dalam LGBT yang memiliki pengikut yang namanya sering terdengar, yakni kelompok gay (homoseksual). Kelompok gay (homoseksual) memiliki penggemar tersendiri yang sering dikenal dengan istilah Jepang manga boys love yang kini mulai menyebar di Indonesia dan dapat dengan mudah ditemukan di internet. Boys love ini merupakan genre percintaan antar lelaki yang berbentuk animasi, buku, maupun video game dan penggemar perempuan pada genre ini disebut fujoshi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas membaca manga genre Boys Love terhadap sikap positif terhadap Homoseksual. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional melibatkan 351 responden dengan Hasil Uji hipotesis dengan menggunakan Korelasi Pearson Product Moment memperoleh nilai koefisien korelasi 0,227, menunjukkan hubungan positif sebesar 22,7% namun dalam kategori lemah antara kedua variabel. Beberapa hal yang mempengaruhi sikap seperti pengalaman pribadi, pengaruh orang lain yang dianggap penting, pengaruh kebudayaan, pengaruh media massa, pengaruh lembaga pendidikan, pengaruh lembaga agama, faktor emosi dalam diri individu. Partisipan dalam penelitian ini mampu menginterpretasikan mengenai Homoseksual sehingga terjadi pengalaman toleransi yang baik.
- ItemHubungan Antara Intensitas Menonton Series Genre Boys Love Terhadap Sikap Positif Kepada Homoseksual(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-08-26) Eva Nur EmeiliaIntensitas menonton series genre Boys Love terus meningkat dari tahun ke tahun kemudian hal tersebut berkaitan dengan sikap positif kepada Homoseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas menonton series genre Boys Love terhadap sikap positif terhadap Homoseksual. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional melibatkan 352 responden dengan Hasil uji normalitas dengan nilai signifikansi 0,493 (p > 0,05), mengindikasikan bahwa data berdistribusi normal. Uji linearitas memperoleh nilai signifikan 0,235 (p > 0,05), menegaskan hubungan linear antara intensitas menonton series genre Boys Love dan sikap positif terhadap Homoseksual. Uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa intensitas menonton series genre Boys Love mempengaruhi sikap positif terhadap homoseksual sebesar 9,5%. Korelasi Pearson Product Moment memperoleh nilai koefisien korelasi 0,308, menunjukkan hubungan positif namun lemah antara kedua variabel.
- ItemHubungan antara Motivasi dengan Work Engagement pada Volunteer Mahasiswa Difabel di Kampus Inklusi(Prodi. Psikologi Fak. Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-26) Ana WitantriAna Witantri. “Hubungan antara Motivasi dengan Work Engagement pada Volunteer Mahasiswa Difabel di Kampus Inklusi”. Skripsi. Psikologi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara motivasi dengan work engagement pada volunteer mahasiswa difabel. Variabel dalam penelitian ini yaitu motivasi sebagai variabel independen dan work engagement sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan menggunakan teknik sampling yaitu sampling total. Sampel penelitian ini yaitu volunteer mahasiswa difabel yang tergabung dalam Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) UM Purworejo. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner UWES dan Motivasi Mengikuti Organisasi. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi rank spearman dengan bantuan Jamovi ver. 2.3.28.0. Hasil dari analisis korelasi rank spearman terdapat hubungan yang signifikan (p<0,001) antara motivasi dengan work engagement pada volunteer Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) UM Purworejo dengan r = 0,553, dengan tingkat motivasi dan work engagement pada volunteer mayoritas berada pada kategori sedang. Hal tersebut dapat diartikan bahwa semakin tinggi motivasi volunteer, maka semakin tinggi pula work engagementnya. Sebaliknya apabila motivasinya rendah, maka semakin rendah pula work enagement yang dimiliki oleh volunteer. Kata Kunci: Motivasi, Work Engagement, Volunteer, Kampus Inklusi, ULDKM UM Purworejo.
- ItemHubungan antara Motivasi dengan Work Engagement pada Volunteer Mahasiswa Difabel di Kampus Inklusi(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-26) Ana WitantriPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara motivasi dengan work engagement pada volunteer mahasiswa difabel. Variabel dalam penelitian ini yaitu motivasi sebagai variabel independen dan work engagement sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan menggunakan teknik sampling yaitu sampling total. Sampel penelitian ini yaitu volunteer mahasiswa difabel yang tergabung dalam Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) UM Purworejo. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner UWES dan Motivasi Mengikuti Organisasi. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi rank spearman dengan bantuan Jamovi ver. 2.3.28.0. Hasil dari analisis korelasi rank spearman terdapat hubungan yang signifikan (p<0,001) antara motivasi dengan work engagement pada volunteer Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) UM Purworejo dengan r = 0,553, dengan tingkat motivasi dan work engagement pada volunteer mayoritas berada pada kategori sedang. Hal tersebut dapat diartikan bahwa semakin tinggi motivasi volunteer, maka semakin tinggi pula work engagementnya. Sebaliknya apabila motivasinya rendah, maka semakin rendah pula work enagement yang dimiliki oleh volunteer.
- ItemHubungan antara Persepsi terhadap Peran Ayah dengan Kepercayaan Diri pada Siswa SMP Negeri 33 Purworejo(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-06-11) Devi Agustina 223080059Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap peran ayah dengan kepercayaan diri pada siswa SMP Negeri 33 Purworejo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan subjek berjumlah 237 siswa dari populasi 580 siswa. Alat yang digunakan untuk pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari skala persepsi terhadap peran ayah dan skala kepercayaan diri. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Spearman’s rho karena hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi terhadap peran ayah dengan kepercayaan diri siswa dengan nilai koefisien korelasi Spearman (𝑟𝑠) sebesar 0,423 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (𝑝<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi siswa terhadap peran ayah, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan diri siswa, dengan tingkat hubungan yang tergolong sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persepsi terhadap peran ayah memiliki hubungan yang signifikan dengan kepercayaan diri siswa SMP Negeri 33 Purworejo. Keterlibatan ayah dalam kehidupan anak melalui perhatian, dukungan emosional, komunikasi, dan motivasi memiliki peran penting dalam membantu perkembangan kepercayaan diri siswa.
- ItemHUBUNGAN ANTARA SELF-CONTROL TERHADAP IMPULSIVE BUYING PADA GENERASI Z SAAT EVENT FLASH SALE” (STUDI PENGGUNA MARKETPLACE SHOPEE)(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2025-04-22) Alfi Zainul ChasanahGenerasi Z menjadi kelompok konsumen yang dominan dalam belanja online, terutama saat adanya penawaran menarik seperti flash sale. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-control dan perilaku impulsive buying pada Generasi Z saat event flash sale di marketplace Shopee. Dengan perkembangan teknologi dan e- commerce yang pesat, Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 150 responden yang merupakan pengguna Shopee di Kabupaten Kebumen dan Purworejo. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat self-control dan perilaku impulsive buying. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-control dan impulsive buying, dengan koefisien korelasi sebesar -0.349 dan nilai signifikansi 0.000. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat self-control individu, semakin rendah kecenderungan mereka untuk melakukan impulsive buying. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan self-control dapat membantu Generasi Z dalam membuat keputusan belanja yang lebih bijaksana, terutama dalam menghadapi godaan yang ditawarkan oleh flash sale sehingga tidak terjadi perilaku impulsive buying. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan bagi generasi muda untuk mengurangi perilaku impulsive buying dan bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku belanja.
- ItemHubungan antara Stres Akademik dengan Perilaku Agresivitas pada Siswa SMP(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-02-29) Ravi Fajar AnantaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan perilaku agresivitas pada siswa smp. Merupakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasionnal yang di analisis menggunakan uji deskriptif, uji asumsi, analisis regresi linier sederhana, dan uji hipotesis. Populasi penelitian seluruh siswa SMP PGRI 1 Buayan berjumlah 532 siswa. Sampel penelitian berjumlah 228 siswa, ditentukan dengan berpedoman pada rumus proportionate dengan presisi 5%. Pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang masing-masing sudah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reabilitas. Hasil analisis data terdapat hubungan yang signifikan antara stress akademik dengan perilaku agresivitas siswa di SMP PGRI 1 Buayan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara stress akademik dengan perilaku agresivitas Siswa SMP, secara persial variabel stres akademik berpengaruhi positif signifikan terhadap perilaku agresivitas dengan nilai t 2.155 dan sig 0.000. Kesimpulannya semakin tinggi stres akademik maka akan tinggi tingkat perilaku agresivitas. Kata
- ItemHubungan antara Stres Akademik dengan Perilaku Agresivitas pada Siswa SMP(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2024-03) Ravi Fajar AnantaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan perilaku agresivitas pada siswa smp. Merupakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasionnal yang di analisis menggunakan uji deskriptif, uji asumsi, analisis regresi linier sederhana, dan uji hipotesis. Populasi penelitian seluruh siswa SMP PGRI 1 Buayan berjumlah 532 siswa. Sampel penelitian berjumlah 228 siswa, ditentukan dengan berpedoman pada rumus proportionate dengan presisi 5%. Pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang masing-masing sudah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reabilitas. Hasil analisis data terdapat hubungan yang signifikan antara stress akademik dengan perilaku agresivitas siswa di SMP PGRI 1 Buayan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara stress akademik dengan perilaku agresivitas Siswa SMP, secara persial variabel stres akademik berpengaruhi positif signifikan terhadap perilaku agresivitas dengan nilai t 2.155 dan sig 0.000. Kesimpulannya semakin tinggi stres akademik maka akan tinggi tingkat perilaku agresivitas.
- ItemHubungan antara Stres dengan Perilaku Merokok pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-06-30) Muhammad Lukman Hakim 223080045Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok yang dioperasionalkan melalui tingkat ketergantungan nikotin pada mahasiswa aktif di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 200 mahasiswa aktif yang berstatus sebagai perokok aktif, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat stres menggunakan subskala stres dari kuesioner Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21), sedangkan tingkat perilaku merokok diukur memakai skala adaptasi Fagerström Test for Nicotine Dependence (FTND). Analisis data statistik menggunakan uji non-parametrik Korelasi Spearman (Spearman's Rho) melalui bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi (rs) diperoleh sebesar 0,619, yang menunjukkan arah hubungan positif dengan tingkat kekuatan korelasi yang tergolong kuat/sedang. Hasil analisis tersebut mengonfirmasi bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres dan tingkat ketergantungan nikotin mahasiswa, di mana peningkatan intensitas stres harian diikuti secara linear oleh peningkatan derajat adiksi zat nikotin. Arah hubungan positif yang ditemukan di lapangan ini sepenuhnya searah dan mendukung hipotesis awal penelitian. Konteks nilai keagamaan, kebijakan Kawasan Tanpa Rokok, disonansi kognitif, maupun pola sosial merokok dapat dipertimbangkan sebagai kemungkinan penjelasan terhadap temuan tersebut. Namun, faktor-faktor tersebut tidak diukur secara langsung dalam penelitian ini sehingga belum dapat disimpulkan sebagai penyebab arah hubungan yang ditemukan.
- ItemHUBUNGAN DUKUNGAN EMOSIONAL ORANG TUA DENGAN SELF EFFICACY SISWA(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2025-07-14) Tegar Yoga PamungkasPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua terhadap self efficacy siswa MAN Purworejo. Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas XII MAN Purworejo tahun ajaran yang berjumlah 284 siswa. Teknik pengumpulan data melalui menggunakan kuesioner dengan pernyataan-pernyataan dibuat dalam bentuk link Google Formulir skala dan diserahkan kepada guru-guru BK atau wali kelas 12. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self efficacy disusun berdasarkan aspek-aspek diadaptasi dari penelitian (Mauliana, 2021) disusun berdasarkan aspek-aspek dari Bandura (1997). Skala dukungan emosional orang tua disusun berdasarkan teori dan aspek-aspek dari aspek dukungan emosional di adaptasi dari penelitian (Saqinah et al., 2019) berdasarkan aspek dukungan emosional menurut Thoits (1986) yang disusun menggunakan skala Likert. Hasil Uji normalitas data dilakukan menggunakan Kolmogorov-Smirnov, menunjukkan data berdistribusi normal (p = 0,200 > 0,05), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan emosional orang tua dengan self efficacy siswa (r = 0,270; p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan emosional yang diberikan oleh orang tua, maka semakin tinggi pula self efficacy yang dimiliki oleh siswa. Meskipun korelasi berada pada tingkat sedang, hasil ini menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendukung keyakinan diri siswa dalam menghadapi tugas dan tantangan, baik di lingkungan akademik maupun sosial.
- ItemHUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA DARI KELUARGA YANG BERCERAI(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2025-06-13) Dian Rini AfifahRemaja yang berasal dari keluarga bercerai sering menghadapi berbagi tantangan psikologis yang dapat menganggu keseimbangan emosional mereka. Dalam masa transisi perkembangan menuju dewasa, remaja membutuhkan dukungan sosial sebagai sumber kekuatan untuk menjaga kesehatan mental. Dukungan sosial dianggap sebagai salah satu faktor penting yang mampu membantu individu menghadapi stres dan tekanan psikologis akibat konflik keluarga, termasuk perceraian orang tua. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja dari keluarga yang bercerai. Remaja dalam kondisi tersebut sering menghadapi tekanan emosional dan psikologis akibat perpisahan orang tua, sehingga dukungan sosial dari lingkungan sekitar dapat menjadi faktor penting dalam menjaga kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi pearson product moment untuk menguji hubungan antara variabel dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis. Data diperoleh dari 52 responden remaja yang berasal dari keluarga yang bercerai. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang lemah antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis dengan nilai korelasi sebesar 0.262. Namun, hubungan tersebut tidak signifikan secera statistik karena signifikansi sebesar 0.061 lebih besar dari 0.05. Dengan demikian, hipotesis alternatif H1 tidak diterima. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak berhubungan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis remaja dari keluarga yang bercerai dalam konteks sampel penelitian ini.
- ItemHubungan Dukungan Suami Dengan Penerimaan Diri Ibu Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus(Prodi. Psikologi Fak. Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-24) Nurul KusumawardaniNurul Kusumawardani. “ Hubungan Dukungan Suami Dengan Penerimaan Diri Ibu Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus.” Skripsi Psikologi. FIS, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan suami dan penerimaan diri ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 170 ibu. Dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan teknik tersebut dapat memperoleh sampel sebanyak 80 ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan penelitian ini menggunakan analisis uji korelasi. Pada penelitian ini berdasarkan hasil uji korelasi spearman rho antara dukungan suami dan penerimaan diri menunjukkan nilai r sebesar 0,864 dengan nilai p 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan analisis tersebut terdapat hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel yaitu dukungan suami dan penerimaan diri ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Sehingga pada penelitian dukungan suami adalah faktor dukungan utama bagi peneriman diri ibu. Kata Kunci : Dukungan Suami, Penerimaan Diri, Anak Berkebutuhan Khusus