Psikologi
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Psikologi by Title
Now showing 1 - 20 of 89
Results Per Page
Sort Options
- ItemDinamika Psikologis Penerimaan Diri Pada Orang Dengan HIV/AIDS(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2025-02-27) Bagas Rizkyta PutraHuman Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Sedangkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan sekumpulan gejala yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh Human Immunodeficiency Virus . Isu HIV/AIDS tentunya masih menimbulkan permasalahan bagi penderitanya dimana mereka tidak mengalami permasalahan fisik melainkan mengalami permasalahan psikologis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerimaan diri pada orang yang hidup dengan HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 2 informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode interactive model. Proses verifikasi data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan member checking. Hasil analisis menunjukan kedua informan memiliki penerimaan diri yang baik dimana hal tersebut dapat dilihat dari aspek-aspek penerimaan diri yang muncul dari kedua informan yaitu sikap ketidakterikatan, sikap tidak menghindar, sikap tidak menghakimi, toleransi, dan sikap kesediaan. Selain itu pada penelitian ini juga menemukan temuan tema baru yang dapat mempengaruhi penerimaan diri orang yang hidup dengan HIV/AIDS.
- ItemENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP RASA KESEPIAN PADA MAHASISWA RANTAU TAHUN PERTAMA (Studi Pada Mahasiswa Rantau di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jendral Soedirman)(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2024-01-25) Amanda Annisa RPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan penyesuaian diri terhadap rasa kesepian pada mahasiswa rantau tahun pertama di Fakultas Sosial dan Politik Universitas Jendral Soedirman. Populasi pada penelitian ini merupakan mahasiswa yang berasal dari luar Pulau Jawa pada tahun akademik 2023 yang berjumlah 287 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 82 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert, dan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji regrei linier berganda menunjukan dukungan sosial tidak berpengaruh secara signifikan (p=0,669) pada rasa kesepian, sedangkan penyesuaian diri berpengaruh signifikan (p=0,001) pada rasa kesepian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua subjek penelitian memiliki dukungan sosial, penyesuaian diri, dan rasa kesepian yang sedang. Pengaruh yang diberikan sebesar 17,5% sedangkan sisanya 82,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap kesepian sedangkan penyesuaian diri berpengaruh terhadap kesepian
- Itemengaruh Konformitas Teman Sebaya dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Minat Belajar Siswa SMK Cipta Karya Prembun(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2025-04-25) Tri Mei SariPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konformitas teman sebaya dan intensitas penggunaan media sosial terhadap minat belajar siswa di SMK Cipta Karya Prembun. Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan rendahnya minat belajar siswa, yang ditunjukkan dengan beberapa gejala seperti kurangnya fokus saat pembelajaran, rendahnya keaktifan siswa saat pembelajaran, kurangnya inisiatif siswa untuk bertanya dan mendalami mata pelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Kuantitatif yang melibatkan 100 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara konformitas teman sebaya dan intensitas media sosial terhadap minat belajar siswa dengan hasil perhitungan regresi linear berganda (0.000). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengaruh konformitas teman sebaya dan intensitas media sosial terhadap minat belajar siswa, khususnya siswa SMK Cipta Karya Prembun.
- Item“Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Anak Binaan Kasus Pelecehan Seksual di LPKA Kelas 1 Kutoarjo(Prodi. Psikologi, FIS, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2020-03-24) Nugroho Adi WicaksonoNugroho Adi Wicaksono. “Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Anak Binaan Kasus Pelecehan Seksual di LPKA Kelas 1 Kutoarjo”. Skripsi. Psikologi. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2020 Penelitian ini bertujuan untuk : Mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada anak kasus pelecehan seksual di LPKA kelas 1 Kutoarjo. Jumlah sampel pada penelitian ini 30 anak yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. metode pengumpulan data menggunakan kuesioner faktor faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah. analisis data dilakukan dengan uji korelasi pearson dan regresi dengan tingkat kepercayaan α<0,05. Berdasarkan hasil uji analisi diketahui nilai signifikansi pengaruh teman sebaya p=0,007<0,05 dengan nilai koefisien 0,483 dan regresi sebesar 23,4%, Hal ini berarti sebesar 23.4% perilaku seks pranikah dipengaruhi oleh faktor pengaruh teman sebaya. untuk faktor sumber informasi dan teknologi p=0,001<0,05 dengan nilai koefisien 0,570 dan regresi sebesar 32,5%, Hal ini berarti sebesar 32.5% perilaku seks pranikah dipengaruhi oleh faktor sumber informasi dan teknologi. Sedangkan faktor keluarga dan faktor pengetahuan nilai p>0.05 sehingga dapat dikatakan bahwa kedua faktor tersebut tidak berhubungan dengan perilaku seks pranikah. Dari keempat faktor tersebut, dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada anak binaan LPKA Kelas 1 Kutoarjo adalah faktor teman sebaya dan sumber informasi dan teknologi. Kata kunci: faktor, perilaku seksual, remaja
- ItemGambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Rsud Tjitrowardojo Purworejo(Prodi. Psikologi, FIS, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2020-03-24) Nurul HidayatiGambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Rsud Tjitrowardojo Purworejo Nurul Hidayati Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialysis di RSUD Tjitowardojo Purworejo. Kualitas hidup adalah kondisi dimana pasien mengalami penyakit yang dideritanya dapat tetap merasa nyaman secara fisik, psikologis, sosial maupun spiritual serta secara optimal memanfaatkan hidupnya untuk kebahagian dirinya maupun orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara semi terstruktur dan observasi. Partisipan penelitian berjumlah tiga responden yang mengalami gagal ginjal kronik. Metode analisis data yang digunakan adalah langkah analisis dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden dengan gagal ginjal kronik memiliki kualitas hidup positif, terlihat dari responden mampu menerima kenyataan dengan kondisinya dan rasa bahagia karena mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari keluarganya. Ketiga responden rutin menjalani pengobatan dan selalu menjaga kesehatannya, selain itu pribadi responden lebih ke arah positif dalam menyikapi penyakit yang sudah dialami selama bertahun-tahun dan berjuang untuk bertahan hidup. Kata kunci: kualitas hidup, gagal ginjal kronik, hemodialisis
- ItemHubungan Antara Intensitas Membaca Manga Genre Boys Love Terhadap Sikap Positif Kepada Homoseksual(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2025-02-27) Ratna Indra SetyaningrumIsu mengenai penyimpangan saat ini tengah menjadi sorotan publik, salah satunya isu mengenai penyimpangan orientasi seksual. Terdapat salah satu kelompok dalam LGBT yang memiliki pengikut yang namanya sering terdengar, yakni kelompok gay (homoseksual). Kelompok gay (homoseksual) memiliki penggemar tersendiri yang sering dikenal dengan istilah Jepang manga boys love yang kini mulai menyebar di Indonesia dan dapat dengan mudah ditemukan di internet. Boys love ini merupakan genre percintaan antar lelaki yang berbentuk animasi, buku, maupun video game dan penggemar perempuan pada genre ini disebut fujoshi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas membaca manga genre Boys Love terhadap sikap positif terhadap Homoseksual. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional melibatkan 351 responden dengan Hasil Uji hipotesis dengan menggunakan Korelasi Pearson Product Moment memperoleh nilai koefisien korelasi 0,227, menunjukkan hubungan positif sebesar 22,7% namun dalam kategori lemah antara kedua variabel. Beberapa hal yang mempengaruhi sikap seperti pengalaman pribadi, pengaruh orang lain yang dianggap penting, pengaruh kebudayaan, pengaruh media massa, pengaruh lembaga pendidikan, pengaruh lembaga agama, faktor emosi dalam diri individu. Partisipan dalam penelitian ini mampu menginterpretasikan mengenai Homoseksual sehingga terjadi pengalaman toleransi yang baik.
- ItemHubungan Antara Intensitas Menonton Series Genre Boys Love Terhadap Sikap Positif Kepada Homoseksual(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-08-26) Eva Nur EmeiliaIntensitas menonton series genre Boys Love terus meningkat dari tahun ke tahun kemudian hal tersebut berkaitan dengan sikap positif kepada Homoseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas menonton series genre Boys Love terhadap sikap positif terhadap Homoseksual. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional melibatkan 352 responden dengan Hasil uji normalitas dengan nilai signifikansi 0,493 (p > 0,05), mengindikasikan bahwa data berdistribusi normal. Uji linearitas memperoleh nilai signifikan 0,235 (p > 0,05), menegaskan hubungan linear antara intensitas menonton series genre Boys Love dan sikap positif terhadap Homoseksual. Uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa intensitas menonton series genre Boys Love mempengaruhi sikap positif terhadap homoseksual sebesar 9,5%. Korelasi Pearson Product Moment memperoleh nilai koefisien korelasi 0,308, menunjukkan hubungan positif namun lemah antara kedua variabel.
- ItemHubungan antara Motivasi dengan Work Engagement pada Volunteer Mahasiswa Difabel di Kampus Inklusi(Prodi. Psikologi Fak. Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-26) Ana WitantriAna Witantri. “Hubungan antara Motivasi dengan Work Engagement pada Volunteer Mahasiswa Difabel di Kampus Inklusi”. Skripsi. Psikologi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara motivasi dengan work engagement pada volunteer mahasiswa difabel. Variabel dalam penelitian ini yaitu motivasi sebagai variabel independen dan work engagement sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan menggunakan teknik sampling yaitu sampling total. Sampel penelitian ini yaitu volunteer mahasiswa difabel yang tergabung dalam Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) UM Purworejo. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner UWES dan Motivasi Mengikuti Organisasi. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi rank spearman dengan bantuan Jamovi ver. 2.3.28.0. Hasil dari analisis korelasi rank spearman terdapat hubungan yang signifikan (p<0,001) antara motivasi dengan work engagement pada volunteer Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) UM Purworejo dengan r = 0,553, dengan tingkat motivasi dan work engagement pada volunteer mayoritas berada pada kategori sedang. Hal tersebut dapat diartikan bahwa semakin tinggi motivasi volunteer, maka semakin tinggi pula work engagementnya. Sebaliknya apabila motivasinya rendah, maka semakin rendah pula work enagement yang dimiliki oleh volunteer. Kata Kunci: Motivasi, Work Engagement, Volunteer, Kampus Inklusi, ULDKM UM Purworejo.
- ItemHubungan antara Motivasi dengan Work Engagement pada Volunteer Mahasiswa Difabel di Kampus Inklusi(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-26) Ana WitantriPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara motivasi dengan work engagement pada volunteer mahasiswa difabel. Variabel dalam penelitian ini yaitu motivasi sebagai variabel independen dan work engagement sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan menggunakan teknik sampling yaitu sampling total. Sampel penelitian ini yaitu volunteer mahasiswa difabel yang tergabung dalam Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) UM Purworejo. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner UWES dan Motivasi Mengikuti Organisasi. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi rank spearman dengan bantuan Jamovi ver. 2.3.28.0. Hasil dari analisis korelasi rank spearman terdapat hubungan yang signifikan (p<0,001) antara motivasi dengan work engagement pada volunteer Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) UM Purworejo dengan r = 0,553, dengan tingkat motivasi dan work engagement pada volunteer mayoritas berada pada kategori sedang. Hal tersebut dapat diartikan bahwa semakin tinggi motivasi volunteer, maka semakin tinggi pula work engagementnya. Sebaliknya apabila motivasinya rendah, maka semakin rendah pula work enagement yang dimiliki oleh volunteer.
- ItemHUBUNGAN ANTARA SELF-CONTROL TERHADAP IMPULSIVE BUYING PADA GENERASI Z SAAT EVENT FLASH SALE” (STUDI PENGGUNA MARKETPLACE SHOPEE)(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2025-04-22) Alfi Zainul ChasanahGenerasi Z menjadi kelompok konsumen yang dominan dalam belanja online, terutama saat adanya penawaran menarik seperti flash sale. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-control dan perilaku impulsive buying pada Generasi Z saat event flash sale di marketplace Shopee. Dengan perkembangan teknologi dan e- commerce yang pesat, Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 150 responden yang merupakan pengguna Shopee di Kabupaten Kebumen dan Purworejo. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat self-control dan perilaku impulsive buying. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-control dan impulsive buying, dengan koefisien korelasi sebesar -0.349 dan nilai signifikansi 0.000. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat self-control individu, semakin rendah kecenderungan mereka untuk melakukan impulsive buying. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan self-control dapat membantu Generasi Z dalam membuat keputusan belanja yang lebih bijaksana, terutama dalam menghadapi godaan yang ditawarkan oleh flash sale sehingga tidak terjadi perilaku impulsive buying. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan bagi generasi muda untuk mengurangi perilaku impulsive buying dan bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku belanja.
- ItemHubungan antara Stres Akademik dengan Perilaku Agresivitas pada Siswa SMP(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-02-29) Ravi Fajar AnantaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan perilaku agresivitas pada siswa smp. Merupakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasionnal yang di analisis menggunakan uji deskriptif, uji asumsi, analisis regresi linier sederhana, dan uji hipotesis. Populasi penelitian seluruh siswa SMP PGRI 1 Buayan berjumlah 532 siswa. Sampel penelitian berjumlah 228 siswa, ditentukan dengan berpedoman pada rumus proportionate dengan presisi 5%. Pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang masing-masing sudah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reabilitas. Hasil analisis data terdapat hubungan yang signifikan antara stress akademik dengan perilaku agresivitas siswa di SMP PGRI 1 Buayan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara stress akademik dengan perilaku agresivitas Siswa SMP, secara persial variabel stres akademik berpengaruhi positif signifikan terhadap perilaku agresivitas dengan nilai t 2.155 dan sig 0.000. Kesimpulannya semakin tinggi stres akademik maka akan tinggi tingkat perilaku agresivitas. Kata
- ItemHubungan antara Stres Akademik dengan Perilaku Agresivitas pada Siswa SMP(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2024-03) Ravi Fajar AnantaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan perilaku agresivitas pada siswa smp. Merupakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasionnal yang di analisis menggunakan uji deskriptif, uji asumsi, analisis regresi linier sederhana, dan uji hipotesis. Populasi penelitian seluruh siswa SMP PGRI 1 Buayan berjumlah 532 siswa. Sampel penelitian berjumlah 228 siswa, ditentukan dengan berpedoman pada rumus proportionate dengan presisi 5%. Pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang masing-masing sudah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reabilitas. Hasil analisis data terdapat hubungan yang signifikan antara stress akademik dengan perilaku agresivitas siswa di SMP PGRI 1 Buayan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara stress akademik dengan perilaku agresivitas Siswa SMP, secara persial variabel stres akademik berpengaruhi positif signifikan terhadap perilaku agresivitas dengan nilai t 2.155 dan sig 0.000. Kesimpulannya semakin tinggi stres akademik maka akan tinggi tingkat perilaku agresivitas.
- ItemHUBUNGAN DUKUNGAN EMOSIONAL ORANG TUA DENGAN SELF EFFICACY SISWA(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2025-07-14) Tegar Yoga PamungkasPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua terhadap self efficacy siswa MAN Purworejo. Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas XII MAN Purworejo tahun ajaran yang berjumlah 284 siswa. Teknik pengumpulan data melalui menggunakan kuesioner dengan pernyataan-pernyataan dibuat dalam bentuk link Google Formulir skala dan diserahkan kepada guru-guru BK atau wali kelas 12. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self efficacy disusun berdasarkan aspek-aspek diadaptasi dari penelitian (Mauliana, 2021) disusun berdasarkan aspek-aspek dari Bandura (1997). Skala dukungan emosional orang tua disusun berdasarkan teori dan aspek-aspek dari aspek dukungan emosional di adaptasi dari penelitian (Saqinah et al., 2019) berdasarkan aspek dukungan emosional menurut Thoits (1986) yang disusun menggunakan skala Likert. Hasil Uji normalitas data dilakukan menggunakan Kolmogorov-Smirnov, menunjukkan data berdistribusi normal (p = 0,200 > 0,05), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan emosional orang tua dengan self efficacy siswa (r = 0,270; p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan emosional yang diberikan oleh orang tua, maka semakin tinggi pula self efficacy yang dimiliki oleh siswa. Meskipun korelasi berada pada tingkat sedang, hasil ini menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendukung keyakinan diri siswa dalam menghadapi tugas dan tantangan, baik di lingkungan akademik maupun sosial.
- ItemHUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA DARI KELUARGA YANG BERCERAI(PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2025-06-13) Dian Rini AfifahRemaja yang berasal dari keluarga bercerai sering menghadapi berbagi tantangan psikologis yang dapat menganggu keseimbangan emosional mereka. Dalam masa transisi perkembangan menuju dewasa, remaja membutuhkan dukungan sosial sebagai sumber kekuatan untuk menjaga kesehatan mental. Dukungan sosial dianggap sebagai salah satu faktor penting yang mampu membantu individu menghadapi stres dan tekanan psikologis akibat konflik keluarga, termasuk perceraian orang tua. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja dari keluarga yang bercerai. Remaja dalam kondisi tersebut sering menghadapi tekanan emosional dan psikologis akibat perpisahan orang tua, sehingga dukungan sosial dari lingkungan sekitar dapat menjadi faktor penting dalam menjaga kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi pearson product moment untuk menguji hubungan antara variabel dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis. Data diperoleh dari 52 responden remaja yang berasal dari keluarga yang bercerai. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang lemah antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis dengan nilai korelasi sebesar 0.262. Namun, hubungan tersebut tidak signifikan secera statistik karena signifikansi sebesar 0.061 lebih besar dari 0.05. Dengan demikian, hipotesis alternatif H1 tidak diterima. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak berhubungan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis remaja dari keluarga yang bercerai dalam konteks sampel penelitian ini.
- ItemHubungan Dukungan Suami Dengan Penerimaan Diri Ibu Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus(Prodi. Psikologi Fak. Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-24) Nurul KusumawardaniNurul Kusumawardani. “ Hubungan Dukungan Suami Dengan Penerimaan Diri Ibu Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus.” Skripsi Psikologi. FIS, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan suami dan penerimaan diri ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 170 ibu. Dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan teknik tersebut dapat memperoleh sampel sebanyak 80 ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan penelitian ini menggunakan analisis uji korelasi. Pada penelitian ini berdasarkan hasil uji korelasi spearman rho antara dukungan suami dan penerimaan diri menunjukkan nilai r sebesar 0,864 dengan nilai p 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan analisis tersebut terdapat hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel yaitu dukungan suami dan penerimaan diri ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Sehingga pada penelitian dukungan suami adalah faktor dukungan utama bagi peneriman diri ibu. Kata Kunci : Dukungan Suami, Penerimaan Diri, Anak Berkebutuhan Khusus
- ItemHubungan Dukungan Suami Dengan Penerimaan Diri Ibu Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-24) Nurul KusumawardaniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan suami dan penerimaan diri ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 170 ibu. Dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan teknik tersebut dapat memperoleh sampel sebanyak 80 ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan penelitian ini menggunakan analisis uji korelasi. Pada penelitian ini berdasarkan hasil uji korelasi spearman rho antara dukungan suami dan penerimaan diri menunjukkan nilai r sebesar 0,864 dengan nilai p 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan analisis tersebut terdapat hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel yaitu dukungan suami dan penerimaan diri ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Sehingga pada penelitian dukungan suami adalah faktor dukungan utama bagi peneriman diri ibu.
- ItemHubungan Efikasi Diri dan Kematangan Karir pada Mahasiswa Difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo(Prodi. Psikologi Fak. Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-26) Fadilla Dewi BrilliantsyaFadilla Dewi Brilliantsya. “Hubungan Efikasi Diri dan Kematangan Karir pada Mahasiswa Difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo”. Skripsi. Psikologi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara efikasi diri dan kematangan karir pada mahasiswa difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Variabel dalam penelitian ini yaitu efikasi diri sebagai variabel independen dan kematangan karir sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo yang berjumlah 24 orang. Peneliti menggunakan seluruh anggota populasi untuk dijadikan sampel. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur, yakni skala efikasi diri yang terdiri dari 32 item dan skala kematangan karir yang terdiri dari 39 item. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data spearman. Berdasarkan hasil analisis, taraf korelasi yaitu sebesar 0,560 dengan signifikan 0,004 (p<0,01). Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis diterima dan ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan kematangan karir pada mahasiswa difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Kata Kunci : efikasi diri, kematangan karir, mahasiswa difabel
- Item“Hubungan Efikasi Diri dan Kematangan Karir pada Mahasiswa Difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-26) Fadilla Dewi BrilliantsyaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara efikasi diri dan kematangan karir pada mahasiswa difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Variabel dalam penelitian ini yaitu efikasi diri sebagai variabel independen dan kematangan karir sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo yang berjumlah 24 orang. Peneliti menggunakan seluruh anggota populasi untuk dijadikan sampel. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur, yakni skala efikasi diri yang terdiri dari 32 item dan skala kematangan karir yang terdiri dari 39 item. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data spearman. Berdasarkan hasil analisis, taraf korelasi yaitu sebesar 0,560 dengan signifikan 0,004 (p<0,01). Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis diterima dan ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan kematangan karir pada mahasiswa difabel di Universitas Muhammadiyah Purworejo.
- ItemHubungan Kecerdasan Spiritual Dengan Kenakalan Remaja Di SMK PN 2 Purworejo(Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2025-01-24) Endah Budi LestariFenomena kenakalan remaja seperti bullying, tawuran, dan perilaku menyimpang lainnya menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual dengan kenakalan remaja di SMK PN 2 Purworejo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Berdasarkan perhitungan rumus Yamane, jumlah sampel yang diambil adalah 145 responden yang dipilih melalui teknik Statified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 27 item untuk mengukur kecerdasan spiritual dan 19 item untuk mengukur kenakalan remaja, yang diukur dengan skala Likert. Analisis data menggunakan bantuan SPSS 27.0 for Windows dengan tahapan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan kenakalan remaja dengan tingkat korelasi sebesar -0,245. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan spiritual maka semakin rendah kecenderungan kenakalan remaja. Sebaliknya, semakin rendah kecerdasan spiritual maka semakin tinggi kecenderungan melakukan kenakalan. Sejalan dengan hasil penelitian ini, pengembangan kecerdasan spiritual dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi kenakalan remaja, serta memberikan pemahaman baru bagi orang tua dan pendidik dalam mendukung perkembangan karakter siswa.
- ItemHubungan Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dengan Kecenderungan Kenakalan Remaja Pada Siswa SMK(Prodi. Psikologi Fak. Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2024-07-23) Nur FauziNur Fauzi. 202080012. ‘’Hubungan Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dengan Kecenderungan Kenakalan Remaja Pada Siswa SMK’’ Skripsi. FIS, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2024. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Hubungan Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dengan Kenakalan Remaja Pada Siswa SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar kecilnya hubungan dari komunikasi interpersonal orang tua dengan kenakalan remaja. Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional (correlatinal research). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 122 siswa. Teknik pengumpulan data melalui skala yang telah disusun oleh peneliti. Skala Komunikasi Interpersonal disusun berdasar teori DeVito yang terdiri atas lima dimensi yaitu keterbukaan, empati, sikap suportif, sikap positif, dan kesetaraan. Skala Kenakalan Remaja disusun berdasar teori Hurlock terdiri atas kenakalan remaja yang menimbulkan korban fisik, kenakalan remaja yang menimbulkan korban materi, kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban di pihak orang lain, dan kenakalan yang mengingkari status. Hasil uji korelasi menunjukan nilai Sig sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Sehingga menunjukan bahwa adanya nilai korelasi antara komunikasi dengan kenakalan remaja dengan nilai korelasi -0,668 Kesimpulan penelitian ini adalah Penelitian ini bahwa komunikasi salah satu kunci penting dalam mengurangi kecenderungan kenakalan remaja pada siswa SMK. Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Kenakalan Remaja