Agribisnis

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 181
  • Item
    Analisis Kelayakan Usahatani Kacang Hijau di Desa Tunggulrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo
    (Prodi. Agribisnis, Fak. Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-02-26) Eko Sutresno, 212310072
    Eko Sutresno, 212310072 “Analisis Kelayakan Usahatani Kacang Hijau di Desa Tunggulrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo”. Skripsi. Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2026. Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui besarnya biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan keuntungan usahatani kacang hijau di Desa Tunggulrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo; (2) Mengetahui kelayakan usahatani kacang hijau di Desa Tunggulrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo ditinjau dari R/C ratio, π/C rasio, BEP produksi, BEP penerimaan dan BEP harga. Populasi penelitian adalah petani pelaku usahatani kacang hijau di Desa Tunggulrejo. Sampel penelitian berjumlah 65 orang, ditentukan dengan teknik proportional random sampling menggunakan rumus Yamane. Alat analisis kelayakan usahatani menggunakan R/C Ratio, π/C Ratio, Produktivitas Modal, BEP produksi, BEP penerimaan dan BEP harga. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total biaya sebesar Rp 16.345.779,95/Ha/MT, penerimaan Rp 18.864.882,12/Ha/MT, pendapatan sebesar Rp 7.420.076,36/Ha/MT dan keuntungan sebesar Rp 2.519.102,17/Ha/MT. Hasil uji kelayakan usahatani kacang hijau di Desa Tunggulrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo layak diusahakan karena berdasarkan: R/C Ratio 1,15 > dari 1 dan π/C Ratio 15% > suku bunga bank yang berlaku pada satu kali musim tanam kacang hijau yaitu 2% (KUR BRI). Produksi yang didapatkan petani (1.429,16 kg) ˃ BEP Produksi (1.051,49 kg). Penerimaan petani (Rp 18.864.882,12) ˃ BEP Penerimaan sebesar (Rp 13.752.239,25), dan harga yang diterima petani (Rp 13.200,00/kg) ˃ BEP Harga (Rp 11.437,33/kg). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa usahatani kacang hijau di Desa Tunggulrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo dinyatakan layak untuk diusahakan. Kata Kunci: Usahatani, Kelayakan, Kacang Hijau
  • Item
    Penerapan Business Model Canvas pada Industri Rumah Tangga Win’s Coffee yang berlokasi di Desa Malebo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung
    (Prodi. Agribisnis, Fak. Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-02-27) Alvin Maulidan 212310017
    Alvin Maulidan, “Penerapan Business Model Canvas pada Industri Rumah Tangga Win’s Coffee yang berlokasi di Desa Malebo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung”. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi kopi bubuk, mengkaji penerapan model bisnis yang dijalankan, serta menganalisis penerapan Business Model Canvas (BMC) pada Industri Rumah Tangga Win’s Coffee yang berlokasi di Desa Malebo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan melibatkan informan kunci dan informan pendukung. Analisis data dilakukan dengan memetakan sembilan elemen Business Model Canvas, yaitu key partners, key activities, key resources, value propositions, channels, customer segments, customer relationships, cost structure, dan revenue streams. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Industri Rumah Tangga Wins Coffee telah menerapkan seluruh elemen BMC secara terintegrasi, dengan fokus pada kualitas produk kopi robusta, kemitraan dengan petani lokal, strategi pemasaran melalui saluran ganda, serta pengelolaan struktur biaya dan sumber pendapatan yang terencana. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Business Model Canvas dapat diterapkan secara efektif sebagai alat analisis dan evaluasi model bisnis pada Industri Rumah Tangga Wins Coffee guna mendukung pengembangan usaha dan peningkatan daya saing. Kata kunci: Produksi Kopi, Business Model Canvas
  • Item
    Analisis Usahatani Padi Organik di Kelompok Tani Madu Wicoro II Desa Purwosari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo”
    (Prodi. Agribisnis, Fak. Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-02-27) Akhir Wibowo. 212310071.
    Akhir Wibowo. 212310071. “Analisis Usahatani Padi Organik di Kelompok Tani Madu Wicoro II Desa Purwosari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo” Skripsi. Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2026. Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui besarnya biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan dari usahatani padi organik di Kelompok Tani Madu Wicoro II Desa Purwosari; (2) Mengetahui kelayakan usahatani padi organik di Kelompok Tani Madu Wicoro II Desa Purwosari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo ditinjau dari R/C ratio, π/C ratio. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan sampel sebanyak 20 orang petani yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data usahatani padi organik yang didapatkan digunakan untuk menganalisis kelayakan usahataninya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya usahatani padi organik di kelompok tani Madu Wicoro II desa Purwosari kecamatan Purwodadi kabupaten Purworejo adalah sebesar Rp 21.069.714,72/Ha/MT, penerimaan Rp 40.200.000/Ha/MT, pendapatan sebesar Rp 29.794.529,65/Ha/MT dan keuntungan sebesar Rp 19.130.285/Ha/MT. Berdasarkan hasil analisis kelayakan usahatani diketahui bahwa usahatani padi organik layak diusahakan karena nilai R/C Ratio 1,91 > 1 dan π/C Ratio 90.80% > 2%. Kata Kunci: Usahatani, Kelayakan, Padi Organik
  • Item
    Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pengelolaan Pupuk Organik di Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Ngargosari Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo”
    (Prodi. Agribisnis, Fak. Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-02-26) Dhian Puspitasari, 212310070
    Dhian Puspitasari, 212310070, “Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pengelolaan Pupuk Organik di Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Ngargosari Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo”. Skripsi. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo 2026. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui karakteristik petani di Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Ngargosari Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, 2. Mengetahui faktor eksternal dan internal masyarakat desa melalui pengelolaan pupuk organik di Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Ngargosari Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, 3. Mengetahui analisis SWOT pengelolaan pupuk organik di Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Ngargosari Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunkan metode deskriptif analisis yaitu suatu metode yang memusatkan diri pada pemecahan masalah-masalah yang aktual. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil perumusan prioritas strategi yang bisa diterapkan dalam Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Ngargosari yaitu: 1). Melakukan pembuatan pupuk secara terjadwal dan berkala. 2). Mengedukasi masyarakat tentang bahaya penggunaan pupuk kimia jangka panjang. 3). Menjadi penyedia pupuk organik untuk mendukung pertanian organik di kabupaten Purworejo. Kata Kunci: Pupuk Organik, Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Tani.
  • Item
    Analisis Break Even Point Usahatani Cabai Merah di Kelompok Tani Tani Abadi Desa Triwarno Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo
    (Prodi. Agribisnis, Fak. Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-02-27) CJ Anna, 21231006868
    CJ Anna, 21231006868 “Analisis Break Even Point Usahatani Cabai Merah di Kelompok Tani Tani Abadi Desa Triwarno Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo”. Skripsi. Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo.2026. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan usahatani cabai merah di Desa Triwarno, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo; (2) Menganalisis kelayakan usahatani cabai merah berdasarkan analisis Break Even Point (BEP). Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Kelompok Tani Tani Abadi Desa Triwarno. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitis. Penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan responden sebanyak 35 petani. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, peneriman, pendapatan, dan keuntungan, serta analisis kelayakan usahatani menggunakan BEP Penerimaan, BEP Produksi, dan BEP Harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata luas lahan petani responden adalah 0,03 hektar dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp974.485 /MT. Rata-rata penerimaan yang diperoleh petani sebesar Rp3.568.082/MT, sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan sebesar Rp2.957.990/MT dan rata-rata keuntungan sebesar Rp2.593.596/MT. Hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa usahatani cabai merah di kelompok tani Tani Abadi desa Triwarno layak untuk diusahakan dengan nilai produksi riil (62 kg) > BEP Produksi (9 kg); penerimaan riil (Rp3.568.082) > BEP Penerimaan (Rp 491.855); dan harga jual rata-rata Rp57.286/kg) > BEP Harga (Rp16.426/kg). Kata Kunci: Cabai Merah, Biaya Produksi, Pendapatan, Break Even Point.