Browse
Recent Submissions
Now showing 1 - 5 of 630
- ItemPengaruh Hubungan dengan Pelanggan, Hubungan dengan Pemasok, dan Modal Manusia terhadap Kinerja Usaha dengan Keunggulan Bersaing sebagai Intervening (Studi pada Usaha Tambak Udang di Kabupaten Purworejo)(Prodi. Manajemen, Fak. Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-03-12) Agung Pratama 212210131Agung Pratama. “Pengaruh Hubungan dengan Pelanggan, Hubungan dengan Pemasok, dan Modal Manusia terhadap Kinerja Usaha dengan Keunggulan Bersaing sebagai Intervening (Studi pada Usaha Tambak Udang di Kabupaten Purworejo)”. Skripsi. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2025. Keunggulan bersaing merupakan salah satu faktor penting dalam membedakan suatu organisasi atau perusahaan. Keunggulan bersaing yang baik perlu memiliki hubungan dengan pelanggan dan pemasok serta modal manusia yang unggul untuk meningkatkan kinerja usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hubungan dengan pelanggan, hubungan dengan pemasok, dan modal manusia terhadap kinerja usaha dengan keunggulan bersaing sebagai variabel intervening pada usaha tambak udang di Kabupaten Purworejo. Fokus penelitian adalah menguji peran hubungan dengan pelanggan dan pemasok serta modal manusia dalam menciptakan keunggulan bersaing yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kinerja usaha dalam menghadapi persaingan nasional maupun global. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha tambak udang. Populasi penelitian adalah seluruh pengusaha tambak udang vaname di Kabupaten Purworejo sebanyak 134 orang, Sampel dalam penelitian ini sebanyak 134 orang dengan menggunakan teknik sampel jenuh (census sampling) dengan tingkat kesalahan 5%. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan dengan pelanggan, hubungan dengan pemasok, dan modal manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing maupun kinerja usaha. Keunggulan bersaing juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, sekaligus memediasi secara positif dan signifikan pengaruh hubungan dengan pelanggan, hubungan dengan pemasok, dan modal manusia terhadap kinerja usaha. Temuan ini memperkuat relevansi teori Resource-Based View (RBV) dan Balanced Scorecard (BSC), bahwa kombinasi relasi eksternal yang kuat serta modal manusia yang unggul dapat menciptakan keunggulan bersaing berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan kinerja usaha tambak udang. Kata kunci: hubungan pelanggan, hubungan pemasok, modal manusia, keunggulan bersaing, kinerja usaha.
- ItemPengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi (Studi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo)(Prodi. Manajemen, Fak. Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-01-13) Taufik Faturachman 192210124Taufik Faturachman. “Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi (Studi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo)”. Skripsi. Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2025. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting dari sebuah organisasi karena berperan sebagai penggerak, pemikir, dan perencanaan untuk mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia sendiri dapat diukur melalui kinerjanya. Faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya lingkungan kerja dan kepuasan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji (1) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, (2) pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai, (3) pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai, (4) mediasi kepuasan kerja pada pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitan ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 144 pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo dengan sampel yang digunakan sebanyak 78 responden yang merupakan pegawai ASN yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan software Smart PLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, (2) lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, (3) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, (4) kepuasan kerja memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pergawai Kata kunci: Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, dan Kinerja Pegawai
- ItemPengaruh Brand Love, Brand Satisfaction, dan Brand Trust terhadap Repurchase Intention pada Produk Handphone Merek Oppo(Prodi. Manajemen, Fak. Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-02-25) Nurrohman Adha Zain 192210053Nurrohman Adha Zain. “Pengaruh Brand Love, Brand Satisfaction, dan Brand Trust terhadap Repurchase Intention pada Produk Handphone Merek Oppo”. Skripsi. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2025. Alat komunikasi yaitu berkembang dan berinovasi dengan cepat. Pengguna handphone yang terus meningkat menuntut perusahaan menciptakan handphone yang dapat diterima konsumen dan terus diingat dengan produk tersebut ketika konsumen melakukan repurchase intention. Menurut beberapa penelitian ada beberapa faktor yang mempengaruhi repurchase intention diantaranya brand love, brand satisfaction, dan brand trust. Hal ini menjadi fokus penelitian untuk memahami hubungan antara brand love, brand satisfaction, brand trust dan repurchase intention pada produk handphone merek Oppo. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah menguji apakah brand love berpengaruh positif terhadap repurchase intention, menguji apakah brand satisfaction berpengaruh positif terhadap repurchase intention, dan menguji apakah brand trust berpengaruh positif terhadap repurchase intention. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen handphone merek OPPO di Purworejo. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 150 orang. Jenis metode yang digunakan adalah purposive sampling dimana pengambilan sampel dilakukan dengan memilih sampel dari populasi Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan alternatif pilihan jawaban menggunakan skala likert yang terdiri dari lima pilihan jawaban. Kuesioner telah diuji coba dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa brand love berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention pada produk handphone merek Oppo, brand satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention pada produk handphone merek Oppo, dan brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention pada produk handphone merek Oppo. Kesimpulan dalam penelitian ini semua hipotesis terbukti. Kata Kunci: brand love, brand satisfaction, brand trust, purchase intention
- ItemUPAYA PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA DENGAN PROGRAM CEK KESEHATAN GRATIS DAN SENAM LANSIA DI GUNUNG SURU, SIDOMULYO(Prodi. Manajemen, Fak. Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-04-10) Ahmadi Firdaus 222210262lansia bisa membaca Alquran dengan baik dan benar yang sebelumnya belum bisa/lancar dalam membaca Alquran. Melalui pendekatan tutorial baca Alquran dan program turunan seperti pembagian daging kurban, buka puasa bersama, potong rambut gratis ini memberikan kebahagiaan serta kebersamaan antar warga Gunung Suru. Selain itu, kegiatan extra time juga memberikan manfaat yaitu dapat menarik minat warga atau lansia untuk mengaji dan berjamaah di Musholla Gunung Suru. Masyarakat selaku penerima manfaat program akan merasakan dampak baik dari makmurnya musholla dan bertambahnya kebahagiaan hidup. Suasana harmonis kehidupan bertetangga dan masyarakat semakin terlihat sebagai dampak bertambahnya kebaikan dari banyaknya program di musholla Gunung Suru. Melalui majelis taklim, kajian fiqih, dan program kesehatanlah lansia menjadi semakin paham dengan agama Islam dan lebih peduli terhadap kondisi kesehatan tubuhnya. Hal ini menunjukkan keberhasilan kerangka kerja pemberdayaan masyarakat yang disusun dan berpotensi besar bisa direplikasi di tempat lain.
- Item“Pengaruh Technopreneurship Literacy dan Motivasi Berwirausaha Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo(Prodi. Manajemen, Fak. Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-02-25) Aditya Hario Irawan 212210137Aditya Hario Irawan. “Pengaruh Technopreneurship Literacy dan Motivasi Berwirausaha Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo” Skripsi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026. Banyak lulusan perguruan tinggi di Universitas Muhammadiyah Purworejo yang cenderung untuk memilah-milah pekerjaan sehingga meningkatkan angka pengangguran. Mahasiswa juga cenderung kurang berminat dengan berwirausaha, oleh karena itu upaya untuk meningkatkan minat wirausaha mahasiswa perlu adanya literacy technopreneurship dan dorongan motivasi berwirausaha. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh literacy technopreneurship dan motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sebuah cara untuk menambahkan sampel yang sesuai dengan kehendak peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pengukuran menggunakan skala likert yang sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Alat analisis yang digunakan yaitu regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa literacy technopreneurship berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa dan motivasi berwirausaha berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Kata kunci: literacy technopreneurship, motivasi berwirausaha, minat berwirausaha mahasiswa